Thursday, October 8, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home EKBIS

Bangun Inovasi yang Relevan di Era AI, Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

by Redaksi
05/07/2026
in EKBIS
0
Bangun inovasi yang relevan di era AI, Samsung Solve for tomorrow 2026 latih 2.600 peserta. FOTO : IST

Bangun inovasi yang relevan di era AI, Samsung Solve for tomorrow 2026 latih 2.600 peserta. FOTO : IST

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAKARTA- Di era Artificial Intelligence (AI), tantangan terbesar bukan lagi menghasilkan ide, melainkan memastikan ide tersebut mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, kemampuan memahami permasalahan menjadi sama pentingnya dengan penguasaan teknologi.

Design Thinking pun menjadi fondasi untuk mengembangkan inovasi berbasis STEM dan AI yang relevan dan berdampak. Berangkat dari semangat tersebut, Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2026 membekali 2.600 mahasiswa dan siswa terpilih melalui Workshop Design Thinking. Program tahun ini mendapat antusiasme tinggi dengan lebih dari 4.000 pendaftar dari 27 provinsi di Indonesia.

Bacajuga

Transformasi Bisnis Media, Konten Jurnalistik Kini Dikembangkan Jadi Banyak Produk

Kawasan Terpadu CitraRaya Jambi, Merupakan Paru-paru Hijau Kota Jambi 

Samsung Galaxy A08 Resmi Hadirkan Baterai Besar 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update Software Hingga 6 Tahun 

PT Pegadaian Kembali Raih ISO 22301:2019, Bukti Komitmen Jaga Keberlangsungan Layanan Masyarakat

PHR Zona 1 Gandeng Ade Rai Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja

GENTALA ARASI FEST 2026, BI Jambi Dorong Transformasi Digital Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Para peserta berasal dari berbagai SMA dan perguruan tinggi, termasuk SMA Negeri 1 Yogyakarta, SMA Kolese Gonzaga, SMA Negeri 10 Malang, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, dan Binus University. Melalui workshop ini, mereka dibimbing untuk memahami akar permasalahan sebelum mengembangkan solusi berbasis STEM dan AI.

Workshop terdiri atas empat sesi, yaitu Introduction & Empathize, Define & Ideate, Prototyping, dan Testing, masing-masing berdurasi 2,5 jam. Pembelajaran tersebut menjadi bekal bagi peserta untuk menyusun concept paper dalam tiga tema utama—Sustainability & Environment, Education, serta Sport & Technology—sebelum melaju ke tahap semifinal dan pengembangan prototipe.

“Indonesia memiliki generasi muda dengan potensi yang luar biasa. Tantangan saat ini bukan lagi menghasilkan lebih banyak ide, melainkan memastikan ide tersebut berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak nyata. Melalui Samsung Solve for Tomorrow, kami ingin mendorong generasi muda Indonesia untuk mengubah potensi tersebut menjadi inovasi berbasis STEM dan AI yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat,” ujar Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.

Bangun inovasi yang relevan di era AI, Samsung Solve for tomorrow 2026 latih 2.600 peserta. FOTO : IST

Komitmen tersebut juga tercermin dari pilihan tema concept paper peserta. Sebanyak 47,83% peserta memilih Sustainability & Environment, menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap isu keberlanjutan. Fokus ini sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita ke-8, yang mendorong pembangunan berkelanjutan serta pelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan ketahanan bangsa.

Daftar lengkap peserta Workshop Design Thinking dapat dilihat melalui website resmi Samsung Solve for Tomorrow di https://www.samsung.com/id/campaign/solvefortomorrow/pengumuman/

Ide Keren Aja Nggak Cukup: Kenapa Design Thinking Jadi “Starting Point” di SFT?
Dalam Samsung SFT, proses Design Thinking menjadi sangat penting karena membantu peserta untuk tidak langsung melompat ke solusi, melainkan terlebih dahulu memahami konteks permasalahan secara menyeluruh, termasuk siapa yang terdampak, apa kebutuhan utama yang belum terpenuhi, dan mengapa isu tersebut perlu diselesaikan. Pendekatan ini membantu peserta membangun pola pikir yang lebih terstruktur sehingga solusi yang dikembangkan lebih relevan dengan kebutuhan pengguna.

Menurut Kusuma Sukma, Partner Coach, UD Impact Korea dan AI Innovation Coach, Learnly Society yang menjadi trainer dalam program Samsung Solve for Tomorrow 2026, Design Thinking membantu peserta membangun inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar ide yang terdengar menarik.

“Kesalahan yang paling sering terjadi adalah terlalu cepat jatuh cinta pada ide, sebelum benar-benar memahami masalah yang ingin diselesaikan. Banyak anak muda langsung fokus pada bentuk solusi yang terlihat menarik atau canggih, tetapi belum tentu sesuai dengan kebutuhan pengguna. Padahal, inovasi yang kuat selalu dimulai dari masalah yang nyata, penting, dan dirasakan langsung oleh orang yang terdampak,” jelas Kusuma.

Dari Ide Menjadi Solusi yang Berdampak

Dalam workshop ini, peserta mempelajari Design Thinking mulai dari memahami pengguna, merumuskan problem statement, mengembangkan ide, hingga menyusun solusi yang dapat diterapkan. Berbagai aktivitas praktik seperti observasi, empati, brainstorming, dan validasi sederhana juga menjadi bagian dari proses pembelajaran.

Dalam proses tersebut, peserta diajak melihat permasalahan dari sudut pandang pengguna, bukan hanya sebagai pembuat solusi. Pendekatan ini membantu mereka menemukan peluang inovasi dari persoalan sehari-hari yang sebelumnya tampak sederhana, sehingga solusi yang dikembangkan menjadi lebih relevan dan memberikan dampak nyata.

Menggabungkan AI dan Empati dalam Berinovasi

Menurut Kusuma, di era AI, kemampuan seperti empati, kreativitas, dan problem solving justru menjadi semakin penting. AI dapat membantu mempercepat analisis maupun pengembangan ide, tetapi tetap membutuhkan manusia untuk memahami konteks sosial, kebutuhan pengguna, serta dampak yang ingin diwujudkan. Karena itu, teknologi dan kemampuan berpikir yang berpusat pada manusia perlu berjalan beriringan agar inovasi yang dihasilkan benar-benar relevan bagi masyarakat.

Workshop ini juga menjadi bekal penting sebelum peserta melangkah ke tahap berikutnya dalam Samsung Solve for Tomorrow 2026. Setelah menyempurnakan concept paper, sebanyak 40 tim terbaik akan melaju ke babak semifinal untuk mengikuti pelatihan AI Amplification dan sesi mentoring bersama para ahli dari Samsung serta mitra program.

Kata Alumni SFT: Pengalaman yang Mengubah Cara Berinovasi

Kata salah satu alumni sekaligus pemenang ketiga Samsung Solve for Tomorrow 2025, Tim KYGB, Design Thinking menjadi pengingat bahwa inovasi tidak selalu dimulai dari teknologi atau ide yang paling canggih. Justru, proses memahami orang yang mengalami masalah secara langsung menjadi langkah penting untuk menciptakan solusi yang benar-benar relevan dan berdampak.

“Menurut kami, Design Thinking sangatlah penting, karena mengharuskan kita untuk menggunakan empati kita untuk melihat isu-isu sosial. Metode ini memastikan kami untuk mengidentifikasi akar masalah dari sudut pandang mereka yang terdampak,” ujar Nathanael dari Tim KYGB, alumni sekaligus pemenang ketiga Samsung Solve for Tomorrow 2025.

Melalui Samsung Solve for Tomorrow, Samsung terus mendorong lebih banyak generasi muda Indonesia untuk menjadi problem solver yang mampu mengubah kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat menjadi inovasi yang memberikan dampak nyata. Dengan menggabungkan Design Thinking, STEM, dan AI, program ini diharapkan dapat melahirkan solusi inovasi yang lebih inklusif, relevan, dan siap menjawab berbagai tantangan masa depan. (RED)

Previous Post

Reval Kurniawan Pimpin IBCA MMA Jambi, Mat Sanusi Targetkan Prestasi dan Regenerasi Atlet

Next Post

Jambi Junior League Sukses Digelar, Pemkab Batanghari Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Next Post

Jambi Junior League Sukses Digelar, Pemkab Batanghari Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Kondisi Air Terjun Telun berasap yang membutuhkan inovasi berkelanjutan agar menjadi tujuan wisata yang berbasis ekonomi dan menguntungkan masyarakat sekitar. FOTO: IST

Air Terjun Telun Berasap Menuju Destinasi Wisata Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan

Berfhoto bersama usai acara. FOTO: UCUP

Ivan Wirata Dorong Kerinci Maksimalkan Gunung Kerinci, Rawa Bento hingga Telun Berasap untuk Dongkrak PAD

Perkuat Langkah Cegah Geng Motor, Bupati Batang Hari Hadiri Rakor Tingkat Provinsi

Mini LED soccer stadium 1000 px. FOTO: IST

Samsung Hadirkan Mini LED 43–100 Inci, Pengalaman TV Premium Berteknologi Vision AI dengan Harga Terjangkau

Discussion about this post

Iklan

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK