Friday, May 29, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home PARLEMEN

DPRD Jambi Desak Evaluasi Total Jalan Khusus Batu Bara, Ivan Wirata: Jangan Biarkan Rakyat Terjebak Macet

by Redaksi
06/03/2026
in PARLEMEN
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI- Kemacetan panjang yang kerap terjadi akibat aktivitas angkutan batu bara di sejumlah ruas jalan di Provinsi Jambi kembali menjadi sorotan.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menilai persoalan tersebut tidak lepas dari mangkraknya pembangunan jalan khusus batu bara yang hingga kini belum juga berfungsi secara optimal.

Bacajuga

Rocky Candra Tebar 15 Sapi Kurban untuk Masyarakat Jambi, Wujud Kepedulian di Hari Raya

DPRD Jambi Soroti Ketergantungan Pasokan Pangan dari Luar Daerah

DPRD Jambi Kawal Investigasi Dugaan Keracunan Program Makan Bergizi Gratis di SMKN 1

Gelap, Jalan Hancur dan Air Bersih Sulit: Jeritan Warga Jaluko di Hadapan Ivan Wirata

Reses di Tanjung Harapan, Ivan Wirata Terima Keluhan Jalan Rusak Hingga Akses Pendidikan Warga

Ivan Wirata Soroti Mundurnya 13 Kepsek di Muaro Jambi, Sebut Tamparan Keras Dunia Pendidikan

Menurut Ivan Wirata, berdasarkan dokumen laporan progres pembangunan yang diterima DPRD, proyek tiga ruas jalan khusus batu bara yang digagas sejak beberapa tahun lalu menunjukkan perkembangan yang sangat lambat dan jauh dari target yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Data yang saya terima menunjukkan progres ini sangat mengecewakan. Ada pengembang yang baru membuka lahan sekitar enam persen, padahal target pusat seharusnya jalan khusus ini sudah selesai pada Desember 2023,” ujar Ivan Wirata.

Ia menegaskan bahwa keterlambatan tersebut berdampak langsung pada masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Batanghari yang setiap hari harus menghadapi kemacetan akibat ribuan truk batu bara yang masih menggunakan jalan umum.

Progres Pembangunan Tidak Seimbang

Berdasarkan laporan teknis yang diterima DPRD, terdapat ketimpangan signifikan pada progres pembangunan tiga proyek jalan khusus batu bara yang dikerjakan oleh pihak swasta.

Pengembang pertama, PT Intitirta Primasakti, tercatat paling maju dalam pembangunan ruas Sarolangun–Ketalo sepanjang 15,3 kilometer dengan progres yang belum terupdate penyelesaiannya.

Namun demikian, proyek ini masih terkendala perubahan desain pondasi jembatan serta izin persimpangan atau crossing dengan jalan nasional yang belum rampung.

Sementara itu, proyek yang dikerjakan oleh PT Sinar Anugerah Sukses masih berada pada tahap awal. Dari total rencana pembangunan sepanjang 60 kilometer. Pun belum menunjukkan progress yang berarti dampak dari masalah dengan masyarakat sekitar TUKS.

Sedangkan proyek yang dikelola PT Putra Bulian Properti bahkan masih sangat terbatas. Aktivitas yang dilakukan baru berupa pembukaan lahan pada beberapa titik seperti STA 77+300 serta pembangunan rest area di kawasan Teluk Jambu.

Menurut Ivan Wirata, kondisi tersebut menunjukkan bahwa proyek yang digadang-gadang menjadi solusi utama kemacetan truk batu bara di Jambi belum berjalan sesuai komitmen awal.

Terhambat Perizinan dan Masalah Crossing

Ia menjelaskan bahwa salah satu kendala utama yang menyebabkan proyek tersebut berjalan lambat adalah persoalan perizinan, terutama terkait izin persimpangan jalan atau crossing dengan jalan nasional.

Sejumlah pengembang hingga kini masih berproses mengurus izin teknis ke Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) serta Direktorat Jenderal Bina Marga. Tanpa izin tersebut, jalan khusus tidak dapat terhubung dengan jaringan jalan utama sehingga tidak bisa difungsikan.

Selain itu, proyek juga masih terkendala persoalan lingkungan dan kehutanan seperti adendum dokumen AMDAL serta Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Proses administrasi ini memerlukan waktu cukup panjang, termasuk konsultasi publik ulang.

Di sisi lain, pembebasan lahan juga belum sepenuhnya selesai. Masih terdapat konflik lahan antara pengembang dengan masyarakat maupun dengan perusahaan pemegang izin Hutan Tanaman Industri (HTI).

Investor Minta Kepastian Regulasi

Ivan Wirata juga mengungkapkan adanya perbedaan kepentingan antara pengembang proyek. Beberapa perusahaan seperti PT Intitirta Primasakti dan PT Sinar Anugerah Sukses merupakan pemegang izin usaha pertambangan sehingga jalan khusus tersebut menjadi kebutuhan operasional mereka.

Namun berbeda dengan PT Putra Bulian Properti yang hanya berperan sebagai pengembang jalan tanpa memiliki tambang sendiri. Perusahaan ini membutuhkan kepastian regulasi dari pemerintah daerah bahwa seluruh angkutan batu bara nantinya wajib menggunakan jalan khusus tersebut dan tidak lagi menggunakan jalan umum.

“Kalau tidak ada jaminan regulasi yang jelas, tentu mereka khawatir investasinya tidak kembali. Karena itu pemerintah daerah harus memberikan kepastian hukum,” jelas Ivan.

DPRD Desak Evaluasi Total

Melihat lambannya perkembangan proyek, Ivan Wirata menegaskan bahwa DPRD akan mendesak Pemerintah Provinsi Jambi untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kerja sama pembangunan jalan khusus batu bara tersebut.

Ia bahkan meminta agar pemerintah tidak ragu mencabut izin pengembang apabila dinilai tidak memiliki kemampuan menyelesaikan proyek sesuai komitmen.

“Saya sebagai pimpinan DPRD mendesak gubernur untuk mengevaluasi total kerja sama ini. Jangan biarkan rakyat Batanghari terjebak macet setiap hari hanya karena urusan perizinan crossing dan AMDAL yang tidak kunjung beres. Jika pengembang tidak sanggup, cabut izinnya dan cari yang mampu,” tegasnya.

Pengawasan di Mulut Tambang Dinilai Lemah

Selain masalah pembangunan jalan khusus, DPRD juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap aktivitas truk batu bara di mulut tambang. Padahal aturan dari pemerintah pusat telah mewajibkan perusahaan tambang menempatkan petugas khusus untuk mengatur jumlah kendaraan yang keluar.

Ivan menyebutkan bahwa sesuai ketentuan dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara, setiap perusahaan tambang wajib menempatkan minimal empat petugas pengawas di pintu keluar tambang guna memastikan jumlah truk yang keluar sesuai dengan kapasitas jalan.

Namun jika kemacetan di jalan nasional masih terus terjadi, ia menilai ada indikasi bahwa aturan tersebut tidak dijalankan secara serius oleh perusahaan tambang.

“Aturan pusat sudah jelas, setiap tambang wajib punya empat petugas penjaga gerbang untuk membatasi truk yang keluar. Kalau Batanghari masih macet total, berarti ada yang tidak menjalankan aturan atau bahkan sengaja mengabaikannya,” kata Ivan.

Ia menambahkan bahwa DPRD juga akan meminta data perusahaan tambang yang pernah mendapat sanksi dari pemerintah pusat agar pengawasan dapat diperketat.

“Kalau perusahaan yang sudah pernah disanksi masih melanggar, kita minta izin produksinya dicabut saja. Jangan sampai kepentingan bisnis mengorbankan masyarakat. Jika perlu, kami akan buat Pansusnya untuk membahas terkait jalan khusus ini,” pungkasnya. (OYI)

Previous Post

Peredaran Narkoba Dicegah, 22 WBP Lapas Sarolangun Dimutasi dan Kehilangan Hak Remisi

Next Post

Jalan Khusus Batu Bara Mandek, DPRD Jambi Akan Bentuk Pansus Usai Lebaran

Next Post
Oplus_16908288

Jalan Khusus Batu Bara Mandek, DPRD Jambi Akan Bentuk Pansus Usai Lebaran

Oplus_16908288

Berkah Ramadan untuk Anggota, Ivan Wirata Salurkan 215 Paket Sembako KPN Tirta Marga Cipta

Pemkab Batang Hari Gelar Nuzulul Qur’an dan Penyerahan Hadiah Lomba Ramadhan

komisi III Tinjau Pemasangan Lampu Jalan di Depan RS Adhyaksa. FOTO: IST

Komisi III DPRD Kota Jambi Tinjau Bantuan Lampu Jalan di Dekat RS Adhyaksa

Umar Faroek dan KFA Tinjau Tumpukan Sampah di Sekoja. FOTO: IST

Ketua Komisi III Tinjau Laporan Warga Soal Sampah

Discussion about this post

Iklan

Kalender

May 2026
SMTWTFS
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31 
« Apr    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK