Jambiday.com, JAMBI- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Jambi tahun 2025 tercatat mencapai 75,13. Meski meningkat 0,77 poin atau 1,04 persen dibandingkan tahun 2024, posisi Jambi masih berada di urutan ke-8 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Data tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi, Rabu (5/11/2025).
Dengan capaian ini, Jambi hanya berada di atas Provinsi Lampung (73,98) dan Sumatera Selatan (74,76). Sementara Kepulauan Riau tetap menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Sumatera, yakni 80,53, dan sudah masuk kategori “sangat tinggi”.
Kepala BPS Provinsi Jambi, Agus Sudibyo, menegaskan bahwa meski Jambi belum mampu merangsek ke papan atas regional, tren kenaikan IPM menunjukkan arah pembangunan manusia yang semakin positif.
“Masih butuh akselerasi yang tinggi. Akan tetapi akselerasi di tahun 2025 ini sudah sangat bagus,” kata Agus dalam paparannya, Rabu (5/11/25).
Ia menyebut peningkatan seluruh indikator utama, mulai dari umur harapan hidup, rata-rata lama sekolah, hingga pengeluaran per kapita sebagai pendorong utama naiknya IPM Jambi. Seluruh kabupaten/kota juga mengalami peningkatan, dengan Kabupaten Tanjung Jabung Barat mencatat kenaikan terbesar yakni 0,99 poin atau 1,37 persen. Sementara itu, Kota Jambi tetap menjadi daerah dengan status pembangunan manusia “sangat tinggi”, mencapai IPM 82,32 meski kenaikannya paling kecil.
Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan pemerataan pembangunan manusia terus bergerak positif, ditandai tidak adanya lagi daerah berstatus “sedang” atau “rendah”. Namun, gap antara Kota Jambi dan wilayah lain masih menjadi pekerjaan rumah penting.
Ekonomi Tumbuh Konsisten
Pada saat yang sama, ekonomi Jambi juga menunjukkan tren yang sehat. Pada triwulan III 2025, ekonomi Jambi tumbuh 4,77 persen (y-on-y), naik dari 4,51 persen pada periode yang sama tahun 2024.
Pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penopang terbesar dengan kontribusi pertumbuhan 1,89 persen, diikuti sektor pertambangan dan perdagangan.
Agus Sudibyo menyebut pertumbuhan ini sebagai sinyal kekuatan ekonomi daerah yang terus membaik, dengan struktur ekonomi yang masih ditopang sektor primer, namun mulai menunjukkan peningkatan pada sektor perdagangan.
Menuju Pembangunan yang Lebih Merata
Kombinasi pertumbuhan IPM dan ekonomi mencerminkan pondasi pembangunan Jambi yang semakin kuat. Meski masih berada di urutan kedelapan di Sumatera, tren positif ini menunjukkan bahwa percepatan pembangunan mulai membuahkan hasil.
Dengan penguatan kualitas SDM, pemerataan pembangunan wilayah, dan optimisasi sektor unggulan, Jambi dinilai memiliki peluang besar untuk naik peringkat pada tahun-tahun mendatang. (OYI)








Discussion about this post