Jambiday.com, JAMBI – Tim Muaythai Indonesia (MI) Provinsi Jambi menunjukkan performa membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026. Berlaga di GOR Abdur Rosyad, Bekasi, Jawa Barat, pada 4–10 Agustus 2026, kontingen Jambi berhasil membawa pulang enam medali, terdiri dari dua perak dan empat perunggu. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga Muaythai di Provinsi Jambi terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
Ketua Pengprov MI Jambi, Ronald ST, mengatakan Jambi mengirimkan sembilan atlet untuk ambil bagian dalam ajang tersebut. Kontingen juga diperkuat masing-masing satu pelatih dan satu wasit/juri.
“Alhamdulillah, dari sembilan atlet yang kita kirim, Jambi berhasil meraih enam medali, yaitu dua medali perak dan empat medali perunggu,” kata Ronald di Jambi, Senin (10/8/2026).
Dua medali perak berhasil dipersembahkan Aditia yang tampil pada kelas tarung putra 57 kilogram. Sementara satu medali perak lainnya diraih Euis Dini pada nomor seni Waikru putri.

Sementara itu, empat medali perunggu

masing-masing diraih M Agusti di kelas tarung putra 63,5 kilogram, Ramadhan K di kelas tarung putra 48 kilogram, Rehan di kelas tarung putra 81 kilogram, serta Dicki di kelas tarung putra 60 kilogram.
Menurut Ronald, keikutsertaan Jambi dalam Kejurnas IMC tidak hanya berorientasi pada perolehan medali. Ajang tersebut juga dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam pembinaan Muaythai, khususnya pelatih dan perangkat pertandingan.
Sebelum Kejurnas berlangsung, Pengprov MI Jambi turut mengirimkan masing-masing satu pelatih dan satu wasit/juri untuk mengikuti penataran pelatih serta wasit/juri yang digelar di Asrama Haji Bekasi.
Hasilnya pun cukup membanggakan. Pelatih Sahat dan wasit/juri Paras Chantika dinyatakan lulus sertifikasi nasional. Bahkan, Paras Chantika mendapat kepercayaan untuk memimpin pertandingan selama Kejurnas IMC berlangsung.
“Alhamdulillah, pelatih dan wasit kita lulus sertifikasi nasional. Paras Chantika juga terpilih untuk memimpin pertandingan di Kejurnas. Insyaallah Paras akan terus ditugasi sebagai wasit untuk kejuaraan-kejuaraan yang diselenggarakan PBMI,” ujar Ronald.
Bagi Pengprov MI Jambi, capaian tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat pembinaan atlet. Enam medali yang dibawa pulang sekaligus menjadi sinyal bahwa Muaythai Jambi memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di level nasional.
Ke depan, Pengprov MI Jambi berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para atlet untuk meningkatkan kemampuan, sekaligus memperkuat regenerasi Muaythai Jambi agar semakin kompetitif dalam menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. (OYI)








Discussion about this post