Jambiday.com, SUNGAI PENUH- Membangun pendidikan bukan sekadar mendirikan gedung, tetapi juga menyiapkan ruang terbaik bagi anak-anak untuk belajar, tumbuh dan mengejar cita-cita. Semangat itulah yang terasa saat 1 Agustus 2026, ketika Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Rocky Candra, hadir di SD Plus Muhammadiyah Kota Sungai Penuh sekaligus menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp300 juta untuk mendukung pembangunan gedung sekolah.
Kehadiran Rocky Candra dalam kegiatan tersebut juga memiliki makna tersendiri. Selain menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat di DPR RI, Rocky dikenal sebagai kader Pemuda Muhammadiyah, sehingga perhatian terhadap kemajuan pendidikan dan lingkungan Muhammadiyah menjadi bagian dari kepeduliannya terhadap generasi muda.
Bantuan Rp300 juta tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan fasilitas SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh, yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.
Di tengah bangunan sekolah yang dipenuhi rangka dan konstruksi pembangunan, Rocky tidak hanya hadir untuk menyerahkan bantuan. Ia juga menyempatkan diri bertemu langsung dengan para siswa. Suasana pun berubah menjadi lebih hangat. Anak-anak diajak bermain dan bercanda, sekaligus mendapatkan sedikit hadiah. Dari pertemuan sederhana itu, Rocky menyampaikan pesan yang sederhana namun sarat makna kepada para siswa.
Rajin belajar, rajin beribadah, hormati guru dan sayangi orang tua. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan pendidikan tidak berhenti pada penyediaan ruang kelas dan fasilitas fisik. Lebih jauh, pendidikan adalah proses membentuk karakter dan mempersiapkan generasi yang akan menentukan masa depan bangsa.

“Melihat semangat dan keceriaan mereka menjadi pengingat bagi kita semua bahwa membangun masa depan bukan hanya tentang membangun gedung, tetapi juga membangun generasi,” ungkap Rocky.
Rp300 Juta untuk Investasi Masa Depan
Sebagai anggota DPR RI Fraksi Gerindra sekaligus kader Pemuda Muhammadiyah, Rocky menilai perhatian terhadap dunia pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia. Menurutnya, fasilitas pendidikan yang layak akan memberikan ruang yang lebih baik bagi guru dalam mendidik dan bagi anak-anak dalam menimba ilmu.
Bantuan TJSL sebesar Rp300 juta tersebut pun diharapkan tidak sekadar menjadi dukungan pembangunan fisik, tetapi menjadi investasi jangka panjang bagi anak-anak SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh. Sebab, di ruang-ruang kelas itulah anak-anak tidak hanya belajar membaca, berhitung dan memahami ilmu pengetahuan, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, persahabatan dan nilai-nilai kehidupan.
Gedung dibangun dengan semen dan beton, tetapi masa depan dibangun melalui pendidikan dan karakter.
Karena itu, keberadaan Rocky Candra di SD Plus Muhammadiyah Sungai Penuh menjadi lebih dari sekadar agenda penyerahan bantuan. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mendekatkan seorang wakil rakyat dengan generasi muda sekaligus menunjukkan kepedulian seorang kader Muhammadiyah terhadap keberlanjutan pendidikan. Di hadapan anak-anak, harapan pun dititipkan agar fasilitas yang dibangun hari ini dapat menjadi tempat lahirnya generasi yang berilmu, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.
“Teruslah belajar dan bermimpi tinggi, anak-anak. Karena masa depan Indonesia ada di tangan kalian,” pungkas Sekjen TIDAR ini. (OYI)








Discussion about this post