Monday, October 26, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home PARLEMEN

Kemas Alfarabi Buka Suara Terkait Tewasnya Dokter yang Dituduh Maling

by Redaksi
03/04/2024
in PARLEMEN
0
1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI-  Tewasnya seorang Dokter di Jambi yang dituduh mencuri mobil menyita perhatian publik, termasuk anggota dewan. Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jambi Bidang Hukum dan Pemerintahan, Kemas Alfarabi menanggapi kasus kecelakaan yang berakibat meninggalnya Dr Dwi Fatimahyen, warga Kelurahan Pasir Panjang, Kota Jambi.

Menurutnya ada beberapa langkah yang dapat ditempuh, yakni keluarga korban dapat menempuh langkah hukum, baik pengaduan ke pihak kepolisian sehingga dari laporan akan dicari berkas pendukung kronologi. Sebab kejadian pengejaran terhadap mobil korban relatif cukup jauh diperkirakan lebih dari 25 kilometer yakni dari Perumahan Pondok Cipta Kawasan SPN Sebapo ke Kecamatan Sekernan.

Bacajuga

Uji Kemampuan Bayar hingga Transparansi, Ini Sikap Ivan Wirata soal Pinjaman Rp 250 Milyar

Hotspot dan Luas Terbakar Karhutla Jambi Berbeda, Verifikasi Lapangan Jadi Prioritas

Pimpinan DPRD Jambi Cek Posko Krisis Kesehatan Karhutla, Minta Lokasi Lebih Strategis dan Fasilitas Memadai

DPRD Jambi Dorong Verifikasi Data Karhutla, Hotspot Perusahaan dan Perkara Hukum Harus Dicocokkan

Ivan Wirata Desak Al Haris Hadapi Aspirasi Mahasiswa & Warga soal Karhutla

PHR Zona 1 dan Korem 042/Garuda Putih Perkuat Sinergi Jaga Kelancaran Operasi Migas

“Tentunya banyak alat bukti seperti CCTV sepanjang jalur SPN-Simpang Pal 10-Simpang Rimbo-Simpang Aur duri-Jembatan Aur duri hingga ke lokasi kecelakaan di Sekernan,” kata Alfarabi.

Alfarabi menjelaskan, menurut UU ITE CCTV termasuk barang bukti elektronik dan dapat menghindari keterangan sepihak, selanjutnya pihak korban juga jika merasa dizolimi dan difitnah dapat melaporkan kasus ini ke Komnas HAM meskipun Jambi belum memiliki kantor Perwakilan Komnas HAM namun dapat difasilitasi di kantor WALHI Jambi.

Alfarabi berharap Polri dalam meningkatkan kinerja layanan publik dalam penanganan kasus ini mengedepankan transparansi, objektifitas dan profesionalisme.

“Karena ini masuk ranah hukum diharapkan ada bantuan advice dari teman-teman advokat dalam pendampingan hukum kepada keluarga korban untuk mendapatkan keadilan,”

Alfarabi juga menyampaikan kesedihan dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini, apalagi kejadian itu dinilainya cukup tragis. Dimana seorang dokter yang memiliki profesi mulia diteriaki maling oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab.

Dia juga minta Asosiasi IDI jangan diam saja dan berharap ada titik terang keadilan lewat proses hukum dan berharap kejadian seperti tersebut tidak terulang lagi dimasa mendatang.

Seperti diketahui, seorang dokter muda bernama Dwi Fatimahyen (29) meninggal dunia setelah menabrak tiang listrik pinggir Jalan Lintas Jambi-Riau, Sekernan, Muarojambi.

Kecelakaan ini terjadi karena korban dikejar oleh polisi dan warga yang menuduhnya maling. Sebelum kecelakaan tampak korban dikejar oleh anggota polisi dalam video yang viral di media sosial. (OYI)

Previous Post

“Kantongi” Izin Tokoh Wisnu Murti, Eko Setiawan Ngegas Untuk BH I Kota Jambi

Next Post

Warga di Pasar Rakyat Bangko Riuh Sambut Kedatangan Al Haris dan Presiden Jokowi

Next Post

Warga di Pasar Rakyat Bangko Riuh Sambut Kedatangan Al Haris dan Presiden Jokowi

Gubernur Al Haris Sambut Kedatangan Presiden Jokowi

Wagub Abdullah Sani Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Tanjab Timur

Oplus_131072

Excellent…  PA Muara Bungo Raih Sepuluh Sertifikat Apresiasi dari 14 Kategori Penilaian

Berbaur dengan Lintas Komunitas, Budi Setiawan Siap Hibahkan diri untuk Kota Jambi

Discussion about this post

Iklan

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK