Jambiday.com, JAMBI- Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jambi terus memantapkan langkah konsolidasi internal dengan menggelar Rapat Badan Pengurus Lengkap (RBPL) pada Jumat, 16 Januari 2026, bertempat di Sekretariat BPD HIPMI Jambi. Rapat strategis ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi melalui pembentukan 11 Badan Semi Otonom (Banom).
Pembentukan Banom tersebut merupakan bagian dari strategi besar HIPMI Jambi untuk memperluas jangkauan organisasi sekaligus mempertajam fokus pembinaan kewirausahaan.
Banom dirancang sebagai sayap organisasi yang mewadahi minat dan keahlian khusus anggota, mulai dari sektor olahraga, otomotif, perempuan pengusaha muda, kajian strategis, hingga pasar modal dan perguruan tinggi.
Ketua Umum BPD HIPMI Jambi, Fadillah Hasrul, menegaskan bahwa kehadiran Badan Semi Otonom menjadi instrumen penting dalam memperluas basis pengusaha muda serta meningkatkan kualitas pendampingan dan pengembangan usaha.
“Dengan dibentuknya Badan Semi Otonom ini, kami berharap HIPMI Jambi dapat menjangkau lebih banyak pengusaha muda yang memiliki ketertarikan dan potensi di sektor-sektor spesifik. Dengan demikian, pembinaan dan pengembangannya bisa dilakukan secara lebih fokus, terarah, dan optimal,” ujar Fadillah Hasrul.
Dalam RBPL tersebut, secara resmi ditetapkan 11 Badan Semi Otonom beserta ketuanya, yaitu:
HIPMI Soccer – Soni James
HIPMI Otomotif – Hendy Suryadi
HIPMI Womenpreneur – Rashifa Humaira
HIPMI Badan Kajian Strategis – Aditya Prabowo
HIPMI Running – Nadira Firstica
HIPMI Perguruan Tinggi (HIPMI PT) – Andika
HIPMI Syariah – Herdika Daksabrata
HIPMI Tennis – Kemas Alfansuri
HIPMI Pasar Modal & IPO Syariah – Alexandre Charles
HIPMI Peduli – Muhammad Fitra
HIPMI Golf – Reno Zahrofi
Fadillah menambahkan, keberadaan Banom diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor bagi pengusaha muda di Provinsi Jambi. Selain memperkuat jejaring internal, Banom juga diproyeksikan melahirkan inovasi dan peluang usaha baru yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami ingin Banom menjadi pusat lahirnya kolaborasi dan inovasi. Bukan hanya bermanfaat bagi anggota HIPMI, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendorong peningkatan perekonomian Provinsi Jambi,” tutupnya. (OYI)








Discussion about this post