Jambiday.com, JAMBI – Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) mengimbau seluruh jajaran Karang Taruna di Provinsi Jambi untuk mendukung dan mengimplementasikan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan mandiri melalui program unggulan Asta Cita.
Imbauan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan PNKT, Bakhtiar Sebayang, saat menghadiri Temu Karya Karang Taruna ke-VIII Provinsi Jambi yang digelar pada Sabtu.
Dalam sambutannya, Bakhtiar menegaskan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda pemerintah.
“Kita harus berdaulat agar tidak berdampak negatif ke depan. Agenda Presiden harus didukung oleh Karang Taruna sebagai organisasi mitra pemerintah. Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan sosial kita,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Karang Taruna memiliki posisi penting dalam membantu menyukseskan berbagai program prioritas nasional, mulai dari program makan bergizi gratis, penguatan koperasi Merah Putih, kampung nelayan Merah Putih, hingga pengembangan sekolah rakyat.
Menurutnya, selaras dengan arahan Presiden, Karang Taruna Jambi diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam mengawal program kemandirian nasional, terutama yang menyentuh langsung masyarakat desa.
“Fokus kita ke depan adalah hilirisasi energi dan pangan, serta pengentasan kemiskinan di tingkat akar rumput. Dengan begitu, kesetaraan antara desa dan kota dapat terwujud,” tambahnya.
Bakhtiar juga berharap, melalui semangat baru yang dibangun dalam temu karya tersebut, Karang Taruna Jambi mampu tampil sebagai kekuatan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.
“Dengan semangat baru ini, kami berharap Karang Taruna Jambi menjadi bagian konkret dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat Jambi,” pesannya.
Dan ditekankan oleh PNKT, bahwa dengan memilih Rocky Candra, Karang Taruna Jambi berada pada orang dan tangan yang tepat.
“Rocky ini anak baik, yang berproses dari level bawah hingga bisa mencapai titik sekarang. Saya sangat yakin, dipilihnya Bung Rocky ini merupakan kemajuan untuk Jambi. Karang Taruna Jambi berada di tangan yang tepat,” tegas Bakhtiar yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, menilai Temu Karya Karang Taruna sebagai ruang strategis untuk konsolidasi organisasi, evaluasi kinerja, sekaligus merancang proyek masa depan kepemudaan di daerah.
Ia menekankan bahwa Karang Taruna memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sosial, khususnya dalam pemberdayaan generasi muda di tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari transformasi digital, dinamika ekonomi global, perubahan sosial, hingga meningkatnya angka pengangguran muda. Kondisi tersebut menuntut peran aktif organisasi kepemudaan dalam menghadirkan solusi nyata.
“Karang Taruna tidak boleh hanya menjadi simbol struktural. Organisasi ini harus menjadi motor penggerak sosial yang benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Abdullah Sani juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya bertumpu pada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif generasi muda yang kreatif, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.
“Kami membutuhkan pemuda yang berintegritas dan berdaya saing. Karang Taruna harus menjadi inkubator kepemimpinan lokal, tempat lahirnya kader-kader muda yang siap membangun daerah,” jelasnya.
Melalui Temu Karya Karang Taruna ke-VIII ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah dalam mendukung program nasional, memperkuat kemandirian desa, serta mendorong terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkeadilan di Provinsi Jambi. (OYI)








Discussion about this post