Jambiday.com, MUARO JAMBI- Waka I DPRD Provinsi Jambi, Ir H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, menutup rangkaian kegiatan resesnya dengan mengunjungi Desa Pudak, Dusun III RT 15, Kecamatan Kumpeh Ulu, pada Jumat (5/12/2025). Lokasi ini menjadi titik terakhir dalam agenda penyerapan aspirasi masyarakat pada masa reses akhir tahun 2025.
Kedatangan Ivan Wirata disambut hangat oleh ratusan warga eks transmigrasi. Di mana lokasi tersebut telah bernaung sekitar 400 KK. Hadir pula Kepala Desa Pudak, Minto, Babinkamtibmas, serta Kepala Dusun III, yang turut mendampingi jalannya dialog antara warga dan wakil rakyat tersebut.

Keluhan Infrastruktur dan Kondisi Sosial
Dalam penyampaian aspirasi, warga menyoroti berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi jalan yang rusak, fasiltas SD yang terbatas, hingga persoalan ekonomi yang cukup memprihatinkan. Salah satu yang paling menonjol adalah tingginya jumlah janda sebanyak 240 orang di Dusun III.
Menanggapi hal tersebut, Ivan Wirata menegaskan bahwa pemerintah harus hadir membangun kemandirian ekonomi. Ia mendorong agar potensi UMKM lokal terus ditingkatkan, terutama di Dusun III, sehingga para perempuan, termasuk para janda, mampu memiliki usaha dengan nilai jual yang baik.
“Potensi UMKM harus digerakkan. Dengan pemberdayaan ekonomi, ibu-ibu di Desa Pudak bisa mandiri dan tidak hanya bergantung pada bantuan,” jelas Ivan.
Seorang warga bernama Ngatinah mengeluhkan pelayanan Puskesmas Pudak yang dinilai tidak maksimal. Keluhan tersebut langsung disambut tepuk tangan warga, menandakan banyak masyarakat merasakan hal serupa. Kepala Desa Minto menyampaikan bahwa pihak desa telah melayangkan surat resmi kepada Pemkab Muaro Jambi untuk meminta perhatian atas persoalan tersebut.
Warga juga mengeluhkan sulitnya memperoleh sertifikat Prona, padahal legalitas kepemilikan tanah menjadi kebutuhan mendesak masyarakat eks transmigrasi. Ivan Wirata berkomitmen melakukan koordinasi dengan BPN dan Pemkab Muaro Jambi untuk mempercepat penyelesaiannya.
Persoalan Bansos dan PKH turut mencuat. Warga menilai bantuan hanya diterima kelompok tertentu, sementara banyak yang lebih layak justru tidak terdata. Ivan memastikan akan menindaklanjuti aduan tersebut ke instansi terkait agar penyaluran bantuan lebih transparan dan tepat sasaran.
Harapan dan Pesan Ivan Wirata Sebagai Legislator Dapil Muaro Jambi–Batang Hari
Di penghujung kegiatan, Ivan Wirata menyampaikan pesan penting mengenai tujuan utama reses yang ia jalankan sebagai wakil rakyat daerah pemilihan Muaro Jambi–Batang Hari.
“Reses bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah waktu bagi saya untuk benar-benar mendengar suara masyarakat secara langsung. Aspirasi yang disampaikan dari Muaro Jambi hingga Batang Hari adalah amanah yang harus saya perjuangkan di DPRD Provinsi,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat terus aktif menyampaikan keluhan dan usulan, serta berperan dalam mengawasi pembangunan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
“Saya berharap masyarakat tetap terbuka, kritis, dan berani menyampaikan persoalan. Semua keluhan hari ini bukan hanya catatan, tapi komitmen bagi saya untuk diperjuangkan bersama pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujar Ivan.
Ivan juga menegaskan bahwa aspirasi yang dihimpun selama reses akan menjadi dasar dalam memperjuangkan program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.
Dengan ditutupnya reses di Desa Pudak, Ivan Wirata membawa pulang banyak catatan penting yang akan ia jadikan dasar perjuangan demi pemerataan pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi dan Batang Hari. (OYI)








Discussion about this post