Jambiday.com, JAMBI — Karang Taruna Provinsi Jambi periode 2026–2031 menyiapkan rangkaian pelantikan yang tidak sekadar menjadi seremoni pergantian kepengurusan. Mengusung semangat pengabdian dan kolaborasi, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat peran pemuda dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan di Provinsi Jambi.
Ketua Karang Taruna Provinsi Jambi, Rocky Candra, menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru harus menjadi momentum untuk menghadirkan gerakan pemuda yang lebih dekat dengan masyarakat. Karang Taruna diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya aksi nyata, sekaligus memperkuat kepedulian generasi muda terhadap pembangunan daerah.
“Pelantikan ini bukan hanya tentang pengukuhan kepengurusan, tetapi bagaimana Karang Taruna hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kita ingin pemuda Jambi menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan mampu berkolaborasi untuk membangun daerah,” jelas Rocky dalam rapat perdana.
Menurutnya pria yang juga anggota DPR-RI Fraksi Gerindra ini, pelantikan Karang Taruna Provinsi Jambi periode 2026–2031 mengedepankan nilai sejarah dan peradaban Jambi. Gerakan ini diarahkan untuk memperkuat kolaborasi nyata melalui pelestarian lingkungan, pendidikan, pemberdayaan UMKM pemuda, serta penguatan organisasi.
Rangkaian kegiatan dirancang dalam konsep Executive Safari yang menggabungkan agenda sosial, edukasi, dan pelantikan. Pendekatan tersebut dimaksudkan agar kepengurusan Karang Taruna tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.
Diawali Aksi Sosial dan Pelestarian Lingkungan
Salah satu agenda utama adalah kegiatan di Kabupaten Muaro Jambi yang mengusung tema Eco-Heritage & Social Care. Kegiatan ini meliputi penanaman pohon, pelepasan ikan di lokasi yang telah ditentukan, serta penyerahan bantuan pendidikan berupa buku dan perlengkapan sekolah kepada siswa.
Agenda tersebut menjadi bentuk kepedulian Karang Taruna terhadap pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan akses pendidikan bagi anak-anak di daerah.

Selain itu, kegiatan juga dirancang untuk mendorong partisipasi pemuda dalam menjaga kelestarian alam dan membangun kesadaran bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.
Pada sesi berikutnya, kegiatan berlanjut di Kota Jambi melalui agenda Environmental & Educational Inspection. Rangkaian ini mencakup peninjauan fasilitas dan perlengkapan sekolah rakyat, seremoni penanaman pohon di area terbuka sekolah rakyat, serta makan siang bersama sejumlah unsur masyarakat dan pemangku kepentingan.
Melalui agenda tersebut, Karang Taruna ingin memperkuat kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Pelantikan dan Pemberdayaan UMKM Pemuda
Puncak kegiatan direncanakan berlangsung di Gedung Ratu Convention Center (RCC) Jambi melalui agenda Mega-Inauguration & Youth Celebration.
Selain pelantikan pengurus Karang Taruna Provinsi Jambi periode 2026–2031, acara juga akan diisi dengan pameran dan bazar UMKM pemuda yang beroperasi pada sesi siang hingga malam.
Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelaku usaha muda untuk memperkenalkan produk, memperluas jaringan pemasaran, dan membuka peluang kolaborasi ekonomi.
Rangkaian acara turut dirancang dengan penampilan seni dan budaya, termasuk pertunjukan musik, tari, dan hiburan yang melibatkan talenta lokal maupun nasional.
Dorong Pemuda Jadi Penggerak Pembangunan
Karang Taruna Provinsi Jambi, tambah Rocky, akan menempatkan pemberdayaan pemuda sebagai salah satu tujuan utama kepengurusan periode 2026–2031.
“Melalui kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi, organisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas generasi muda agar lebih mandiri dan berdaya saing. Kita dukung kegiatan pemerintah yang positif,” tegasnya.
Dicontohkannya, dalam menghadapi Karhutla saat ini, hanya Karang Taruna lah organisasi pemuda yang turun langsung gelar aksi nyata ke masyarakat. Mulai dari menegakkan posko Karhutla di tiga daerah yaitu Kota Jambi, Muaro Jambi dan Tanjab Timur.
“Menyerahkan bantuan masker dan obat-obatan kepada petugas Karhutla serta masyarakat terdampak. Bantuan air bersih sudah ribuan liter kiya distribusikan, dan ini masih akan terus berlanjut. Jika masyarakat membutuhkan air bersih silahkan info, Satgas Bencana kami akan segera turun” terangnya.
Selain dari Satgas Bencana, mereka juga merancang Manfaat kegiatan yang mencakup peningkatan partisipasi pemuda dalam pengabdian masyarakat, penguatan pengetahuan dan kemampuan pemuda lokal, serta pengembangan industri kreatif dan UMKM berbasis ekonomi kerakyatan.
Dengan konsep kegiatan yang memadukan aksi sosial, pelestarian lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, pelantikan Karang Taruna Provinsi Jambi diharapkan menjadi awal penguatan gerakan pemuda yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Bagi kepengurusan baru, momentum ini menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa Karang Taruna bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan mitra strategis dalam membangun masyarakat Jambi yang lebih peduli, produktif, dan berdaya. (OYI)



Discussion about this post