Jambiday.com, MUARO JAMBI- Musyawarah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2026 menjadi momentum penting konsolidasi dan kebangkitan Partai Golkar di Bumi Sailun Salimbai. Kegiatan yang digelar di Hotel Shang Ratu, Kota Jambi, Rabu (28/1/2026), tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga penentuan arah perjuangan, penguatan organisasi, serta strategi politik Golkar ke depan.
Ketua Panitia Pelaksana Musda V Golkar Muaro Jambi, Ardiyanto, menegaskan bahwa Musda ini merupakan titik awal pembenahan organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat kabupaten hingga akar rumput di desa dan kelurahan.
“Musda ini bukan sekadar agenda formal organisasi. Ini adalah momentum kebangkitan. Golkar harus kembali menjadi kekuatan utama yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Muaro Jambi,” tegas Ardiyanto.
Ia menjelaskan, seluruh tahapan Musda V dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) partai, sebagaimana arahan DPP dan DPD Golkar Provinsi Jambi. Tujuannya agar proses berjalan tertib, demokratis, serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan politik ke depan.
Dalam forum Musda, penekanan kuat juga disampaikan oleh Ivan Wirata, Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi yang juga masih menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Muaro Jambi yang menyoroti pentingnya kehadiran nyata Partai Golkar di tengah masyarakat. Ia mengingatkan bahwa masih terdapat pengurus dan kader Golkar di daerah yang belum sepenuhnya tersentuh konsolidasi dan pembinaan.

“Masih banyak pengurus Golkar di daerah yang belum tersentuh. Jangan cuma orasi, tapi harus banyak memberi solusi. Golkar harus benar-benar mewakili perasaan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Bang Ivan Wirata (BIW), kondisi ekonomi yang sulit menuntut kepekaan dan empati para kader Golkar, khususnya mereka yang telah duduk sebagai wakil rakyat. Ia mengingatkan agar kader Golkar tidak menunjukkan sikap pamer atau flexing, melainkan hadir dan membersamai masyarakat.
“Ekonomi sedang sulit. Jangan flexing. Golkar harus membersamai masyarakat, jangan merasa paling hebat. Baik sebagai wakil rakyat langsung maupun tidak langsung, semua harus siap bekerja,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa sebagai partai besar dan lengkap, Golkar harus berjalan sesuai aturan organisasi. Ketua terpilih nantinya dituntut melakukan refleksi diri, memperbaiki kekurangan, serta melanjutkan hal-hal baik yang telah ada.
Cek Endra: Musda Momentum Evaluasi dan Kebangkitan

Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Jambi, Cek Endra, turut memberikan penegasan bahwa Musda V merupakan momentum strategis untuk evaluasi dan kebangkitan Golkar Muaro Jambi.
“Musda ini adalah ruang evaluasi dan refleksi. Kita ingin Golkar Muaro Jambi semakin solid, disiplin, dan benar-benar bekerja untuk rakyat. Golkar harus hadir bukan hanya saat Pemilu, tetapi setiap hari di tengah masyarakat,” tegas Cek Endra.
Menurutnya, tantangan politik ke depan menuntut kepemimpinan yang kuat, organisasi yang rapi, serta kader yang siap bekerja nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah.
“Kita ingin Golkar Muaro Jambi kuat dari desa, kecamatan, hingga kabupaten. Jangan ada lagi kader yang jauh dari rakyat. Golkar harus menjadi solusi atas persoalan masyarakat,” ujarnya.
Target Kursi Pimpinan DPRD dan Penguatan Akar Rumput, CE menegaskan bahwa target politik Golkar Muaro Jambi harus jelas dan terukur, terutama dalam memperkuat posisi di legislatif.
“Target kita adalah kursi pimpinan DPRD. Partai besar adalah partai yang banyak wakilnya duduk di DPRD dan benar-benar memikirkan rakyat,” katanya.
Ia mengakui masih ada kader Golkar yang duduk di parlemen namun belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan rakyat. Hal tersebut, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi serius ke depan.
“Saya mengejar kursi ketua ini karena tanggung jawab moral, karena ingin membesarkan partai. Kita harus kuatkan akar rumput dan siapkan seluruh kader hingga ke tingkat saksi TPS,” ujarnya.
Dalam Musda V ini, Golkar Muaro Jambi juga menargetkan kesiapan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan minimal dua orang saksi per TPS, sebagai bagian dari strategi pengamanan suara pada Pemilu mendatang.
Cek Endra juga menegaskan bahwa setelah Musda selesai tidak boleh ada kubu-kubuan atau perpecahan internal. Siapa pun yang terpilih merupakan ketua seluruh kader Golkar.
“DPD Provinsi akan berdiri di belakang kepengurusan yang baru, memberikan dukungan penuh, mengawal perjuangan, dan memastikan mesin partai bergerak efektif menuju kemenangan,” katanya.
Golkar Jaya untuk Rakyat
Dengan mengusung semangat politik karya dan keberpihakan kepada rakyat, Musda V Golkar Muaro Jambi diharapkan menjadi titik awal konsolidasi menyeluruh menuju penguatan partai, peningkatan perolehan kursi legislatif, serta kemenangan pada agenda politik mendatang.
“Bersama kita kuat, bersatu kita menang. Golkar harus menjadi partai rakyat yang hidup di desa-desa, kuat di kecamatan, dan berjaya di Kabupaten Muaro Jambi,” pungkas CE sembari menyatakan membuka acara Musda secara resmi. (OYI)








Discussion about this post