Monday, June 29, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home PARLEMEN

Serapan APBD Masih Rendah, Waka I DPRD Jambi Minta Seluruh OPD Keluar dari Zona Nyaman

by Redaksi
28/06/2026
in PARLEMEN
0
Grafis yang menunjukkan penyerapan dana APBD Provinsi Jambi. FOTO: IST

Grafis yang menunjukkan penyerapan dana APBD Provinsi Jambi. FOTO: IST

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI — Masuki penghujung Juni 2026, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi praktis hanya menyisakan sekitar lima bulan efektif. Kondisi ini menjadi perhatian serius Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, yang menilai pemerintah daerah tidak boleh lagi bekerja dengan pola biasa dan menunda percepatan pelaksanaan program hingga akhir tahun.

Berdasarkan data Laporan Realisasi Anggaran (LRA), realisasi belanja daerah Provinsi Jambi hingga akhir Juni 2026 baru mencapai 27,08 persen. Lebih mengkhawatirkan lagi, realisasi belanja modal yang menjadi penggerak utama pembangunan baru terealisasi sebesar 7,50 persen. Bahkan, belanja jalan, jaringan, dan irigasi yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat baru mencapai 0,43 persen dari total anggaran yang tersedia.

Bacajuga

Rakernas II ADPSI, DPRD Jambi Serukan Penguatan Fiskal, Hilirisasi, dan Investasi Berkelanjutan

Jangan Sampai Jalan Rusak Membebani Petani dan UMKM, Ivan Wirata Minta Penanganan Serius

APBD Jambi Tertekan Belanja Pegawai, DPRD Dorong Reformasi Fiskal Menuju 2027

Golkar Jambi Siapkan Mesin Politik Modern Berbasis Digital dan Kerja Kerakyatan

Kerusakan Berat Dominasi Jalan Provinsi di Tebo, DPRD Minta Penanganan Berbasis Teknis

Jalan Rusak Hambat Ekonomi, Ivan Wirata Dorong Percepatan Perbaikan di Sarolangun

Selain itu, Dana Alokasi Khusus (DAK) masih tercatat nol persen, belanja hibah baru mencapai 3,01 persen, serta realisasi pajak alat berat baru sebesar 6,86 persen.

Grafis yang menunjukkan penyerapan dana APBD Provinsi Jambi. FOTO: IST

Menurut Ivan Wirata, kondisi tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai angka administratif dalam laporan keuangan daerah.

“Kalau kita melihat realisasi belanja daerah yang baru mencapai 27,08 persen dan belanja modal hanya 7,50 persen, tentu ini menjadi alarm yang sangat serius. Apalagi belanja jalan, jaringan, dan irigasi yang baru terealisasi 0,43 persen. Ini bukan sekadar persoalan administrasi, karena di balik angka tersebut ada kebutuhan masyarakat yang belum terpenuhi, ada pembangunan yang belum berjalan, dan ada pelayanan publik yang tertunda,” tegas Ivan.

Ia menilai, rendahnya realisasi anggaran menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh organisasi perangkat daerah, terutama yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Kita tidak boleh lagi membiarkan pola lama, yaitu menumpuk pekerjaan pada triwulan IV. Kalau pekerjaan fisik dipaksakan selesai di akhir tahun, risikonya sangat besar. Kualitas pembangunan bisa menurun, pengawasan menjadi lemah, pembayaran menumpuk, dan yang paling dirugikan adalah masyarakat karena manfaat pembangunan tidak bisa dirasakan tepat waktu,” ujarnya.

Ivan meminta seluruh OPD, khususnya BKAD, Bappeda, UKPBJ, Bapenda, Dinas PUPR, serta seluruh OPD penerima DAK, untuk segera melakukan evaluasi terbuka dan terukur terhadap seluruh program dan kegiatan yang belum berjalan.

Menurutnya, setiap hambatan administrasi, perencanaan, pengadaan barang dan jasa, maupun pelaksanaan pekerjaan harus segera diselesaikan dalam waktu sesingkat-singkatnya.

“Belanja modal harus menjadi perhatian utama. Anggaran pembangunan bukan untuk disimpan dalam kas daerah, tetapi harus diwujudkan menjadi jalan yang baik, jembatan yang layak, fasilitas pendidikan yang memadai, pelayanan kesehatan yang berkualitas, jaringan irigasi yang berfungsi, serta infrastruktur yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap rendahnya realisasi pajak alat berat yang baru mencapai 6,86 persen. Menurut Ivan, kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam pendataan, pengawasan, dan penagihan potensi pendapatan daerah.

“Jambi memiliki aktivitas ekonomi berbasis sumber daya alam yang sangat besar, mulai dari pertambangan, perkebunan, hingga konstruksi. Jangan sampai potensi pendapatan daerah hilang karena basis data yang tidak valid dan lemahnya pengawasan. Pemerintah harus segera melakukan pembaruan data objek pajak, memperkuat pengawasan penggunaan alat berat, serta melakukan penagihan aktif kepada wajib pajak,” tegasnya.

Ivan menegaskan bahwa percepatan pelaksanaan APBD yang dibutuhkan saat ini bukanlah percepatan yang asal-asalan, melainkan percepatan yang disiplin, terukur, dan bertanggung jawab.

“Setiap OPD harus memiliki target mingguan yang jelas, memastikan seluruh paket pekerjaan memiliki kepastian status, mempercepat proses tender dan kontrak, serta menyampaikan laporan perkembangan yang dapat diuji secara terbuka. Tidak ada lagi alasan untuk lambat,” katanya.

Ia menambahkan, lima bulan ke depan merupakan masa pembuktian bagi seluruh perangkat daerah dalam menunjukkan bahwa APBD benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.

“Lima bulan ke depan adalah masa pembuktian. Jika realisasi pembangunan tetap tertinggal hingga akhir tahun, maka yang dipertanyakan bukan lagi ketersediaan anggaran, tetapi keseriusan dan kemampuan tata kelola pemerintahan itu sendiri. APBD harus hadir sebagai instrumen kesejahteraan rakyat, bukan sekadar angka yang tercatat dalam dokumen anggaran,” pungkasnya. (OYI)

Previous Post

Fadhil Arief Buka CBS #5, Taman Muntaz Dipenuhi Camper Van dan Motor Legendaris

Next Post

Mencari Nahkoda Baru, ICF Jambi Perpanjang Seleksi Ketua Umum hingga 6 Juli

Next Post
Sepi peminat, pendaftaran resmi diperpanjang hingga Juli mendatang. FOTO: IST

Mencari Nahkoda Baru, ICF Jambi Perpanjang Seleksi Ketua Umum hingga 6 Juli

Dalam rangka HUT BPJS, serukan gaya hidup sehat kepada masyarakat. FOTO: IST

HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Health Fun Run Jadi Ajakan Nyata Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Oplus_16908288

Pejabat Ditjenpas Jambi Tersandung Narkoba, Kanwil: Diberhentikan Sementara Sebagai ASN

Di Rakernas II ADPSI pimpinan DPRD memberikan solusi untuk pembangunan daerah. FOTO: IST

Rakernas II ADPSI, DPRD Jambi Serukan Penguatan Fiskal, Hilirisasi, dan Investasi Berkelanjutan

Discussion about this post

Iklan

Kalender

June 2026
SMTWTFS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« May    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK