Jambiday.com, KUALA TUNGKAL- Dari balik tembok Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, lahir kisah tentang harapan, kepedulian, dan semangat untuk memberi manfaat bagi sesama. Selasa (14/7/2026), Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, memimpin Panen Raya Ketahanan Pangan yang dirangkaikan dengan peresmian sekaligus penyerahan kunci rumah hasil program bedah rumah kolaborasi antara Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan ini dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat, Ketua Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat beserta jajaran, unsur Forkopimda, para pejabat administrator Kanwil Ditjenpas Jambi, kepala UPT Pemasyarakatan se-Provinsi Jambi, serta sejumlah tamu undangan.
Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan atas keberhasilan program pembinaan warga binaan, tetapi juga menjadi simbol bahwa pemasyarakatan mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Pada panen raya kali ini, Lapas Kuala Tungkal berhasil memanen 200 kilogram ikan patin, 25 kilogram kangkung, dan 50 kilogram jagung. Hasil tersebut merupakan buah dari pembinaan kemandirian warga binaan yang selama ini dibekali keterampilan produktif sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.


Namun, kebahagiaan hari itu semakin lengkap ketika sebuah rumah layak huni resmi diserahkan kepada penerima manfaat. Rumah yang dibangun melalui kolaborasi Baznas Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Lapas Kuala Tungkal itu dikerjakan selama satu bulan, mulai 11 Juni hingga 11 Juli 2026. Kini, rumah tersebut menjadi awal kehidupan baru bagi keluarga yang sebelumnya hidup dalam keterbatasan. Kepala Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal, Iwan Darmawan, mengatakan keberhasilan dua program tersebut lahir dari kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan jajaran pemasyarakatan.
“Panen raya ini menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian berjalan dengan baik dan menghasilkan manfaat nyata. Sementara program bedah rumah menjadi bukti bahwa kolaborasi dan kepedulian dapat menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga manfaatnya semakin luas,” ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat. Menurutnya, kolaborasi antara Baznas dan Lapas Kuala Tungkal menjadi contoh nyata bagaimana semangat gotong royong mampu menghadirkan perubahan bagi masyarakat.
“Kolaborasi ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bersatu, kita mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat akan terus mendukung program-program kolaboratif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menegaskan bahwa pemasyarakatan saat ini tidak lagi hanya berbicara tentang pembinaan di balik jeruji, tetapi juga tentang bagaimana institusi tersebut mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, panen raya menjadi bukti keberhasilan pembinaan kemandirian warga binaan yang turut mendukung program ketahanan pangan nasional. Di sisi lain, program bedah rumah menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan manfaat sosial yang langsung dirasakan masyarakat.
“Pemasyarakatan harus hadir dengan karya dan manfaat. Panen raya ini membuktikan warga binaan mampu berkarya, sementara program bedah rumah menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Inilah semangat Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat, hadir melalui kerja nyata, kepedulian, dan kolaborasi,” tegas Irwan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Jambi kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan, mendukung ketahanan pangan, sekaligus membangun sinergi bersama pemerintah daerah, Baznas, dan seluruh pemangku kepentingan. Sebab, sejatinya pemasyarakatan bukan hanya tentang membina mereka yang pernah salah, tetapi juga menghadirkan manfaat, menumbuhkan harapan, dan menguatkan kepedulian bagi masyarakat luas. (OYI)





Discussion about this post