Jambiday.com, SUNGAI PENUH – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh yang digelar pada 23 Agustus 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan seluruh kader, sekaligus menyiapkan mesin politik menghadapi agenda politik ke depan.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, yang mewakili Ketua DPD Golkar Provinsi Jambi Cek Endra saat membuka Musda IV DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.
Ivan menegaskan, Musda tidak boleh hanya dimaknai sebagai forum pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, Musda harus menjadi titik awal untuk membangun kembali soliditas kader, memperkuat struktur organisasi hingga akar rumput, serta memastikan Partai Golkar semakin hadir dan bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Menurut Ivan, kekuatan Golkar ke depan harus dibangun dengan menyatukan pengalaman para senior, kekuatan struktur organisasi, energi generasi muda, dan semangat seluruh kader.
“Setelah Musda ini selesai, kita tidak lagi berbicara tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang harus kita bicarakan adalah bagaimana Golkar menang, bagaimana Golkar hadir untuk rakyat, bagaimana Golkar membangun organisasi sampai ke akar rumput, dan bagaimana Golkar menjadi kekuatan politik yang semakin dipercaya masyarakat,” tegas Ivan.
Pengurus Baru Harus Langsung Bergerak
Ivan menekankan, setelah Musda selesai, kepengurusan baru harus segera bekerja dan tidak boleh larut dalam seremoni organisasi.Ketua terpilih wajib menandatangani Pakta Integritas sesuai ketentuan organisasi sebagai bentuk komitmen menjalankan amanah, menjaga soliditas, menaati keputusan partai, membenahi administrasi dan keuangan, serta membesarkan Partai Golkar.
Dalam 90 hari pertama, Ivan meminta pengurus baru mampu menunjukkan hasil yang konkret dan terukur.Target tersebut antara lain menyelesaikan kepengurusan dan pembagian tugas, mengaktifkan sekretariat, menuntaskan Muscam dan Muslur sesuai tenggat organisasi, menata basis data keanggotaan, mengoperasikan Rumah Aspirasi, serta menyampaikan laporan perkembangan pada hari ke-30, ke-60 dan ke-90 kepada DPD Partai Golkar Provinsi Jambi.
“Jangan menunggu momentum pemilu untuk bergerak. Mesin partai harus bekerja mulai sekarang,” ujar Ivan.
Kaderisasi dan Saksi Dipersiapkan Sejak Dini
Ivan juga mendorong Golkar Kota Sungai Penuh memperkuat kaderisasi dan perangkat pemenangan sejak jauh hari.
DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh, kata dia, harus menyiapkan sekurang-kurangnya dua orang saksi pada setiap TPS. Saksi tidak boleh baru dicari menjelang pemilu, tetapi harus didata, direkrut, dilatih dan dibina sejak sekarang.
Selain perangkat pemenangan, pendidikan politik, rekrutmen kader baru, pembinaan kader perempuan dan generasi muda, penguatan komunikasi digital, serta kegiatan sosial kemasyarakatan harus menjadi agenda rutin.
“Suara rakyat adalah amanah yang harus dijaga, dan kepercayaan rakyat adalah kehormatan yang harus dirawat,” kata Ivan.
Aspirasi Masyarakat Harus Menjadi Agenda Perjuangan
Sebagai partai politik, Golkar juga harus mampu menerjemahkan aspirasi masyarakat ke dalam agenda perjuangan yang nyata.Ivan menyebut sejumlah sektor yang harus menjadi perhatian, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, pendidikan, kesehatan, kebersihan dan lingkungan kota, perlindungan sosial, hingga pembangunan yang merata.
Ia mendorong terbentuknya satu mata rantai perjuangan antara masyarakat, kader, Fraksi dan partai. Masyarakat menyampaikan aspirasi, kader menyerap dan mengawal, kemudian Fraksi Partai Golkar memperjuangkannya melalui fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Sementara partai melakukan konsolidasi serta mengevaluasi hasil perjuangan tersebut.
“Fraksi Partai Golkar harus menjadi ujung tombak perjuangan kebijakan publik, kritis tetapi konstruktif, serta menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi dan kelompok,” tegas Ivan.
Target Politik Harus Jelas dan Terukur
Ivan menegaskan target politik Golkar Kota Sungai Penuh harus disusun secara jelas, realistis dan terukur.Target tersebut mencakup peningkatan perolehan suara, memperkuat kursi legislatif, memenangkan agenda politik mendatang, dan yang paling utama adalah memenangkan kepercayaan rakyat.
Strategi pemenangan, lanjutnya, harus disusun berdasarkan evaluasi hasil pemilu, pemetaan setiap daerah pemilihan dan TPS, kekuatan kader, isu-isu masyarakat, serta rencana kerja yang dievaluasi secara berkala.
“Tidak ada kemenangan tanpa konsolidasi. Tidak ada konsolidasi tanpa disiplin. Dan tidak ada organisasi yang kuat tanpa kepemimpinan yang solid serta mampu menggerakkan seluruh kader,” jelasnya.
Tinggalkan Ego, Satukan Gerakan
Ivan mengingatkan seluruh kader agar menjadikan Musda IV sebagai titik tolak kebangkitan Partai Golkar Kota Sungai Penuh.Perbedaan pilihan selama proses Musda, menurutnya, harus diakhiri setelah keputusan organisasi ditetapkan. Tidak boleh ada lagi sekat antara pihak yang menang maupun kalah.Seluruh kader harus kembali bersatu dalam satu gerakan untuk membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Setelah Musda ini selesai, kita tidak lagi bicara siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang harus kita pikirkan adalah bagaimana Golkar menang dan bagaimana kepercayaan rakyat bisa kita menangkan,” ujarnya.
Menurut Ivan, konsolidasi organisasi harus berjalan bersamaan dengan penguatan kader, struktur, saksi dan Fraksi. Tertib administrasi dan keuangan juga harus diperkuat, begitu pula hubungan partai dengan masyarakat.
“Semua bergerak dalam satu tujuan: membesarkan Partai Golkar dan memenangkan kepercayaan rakyat,” katanya.
Musda Jadi Titik Tolak Kebangkitan Golkar Sungai Penuh
Ivan berharap Musda IV tidak berhenti sebagai agenda organisasi, tetapi menjadi awal dari kerja nyata seluruh kader.


Ia mengajak seluruh jajaran Golkar Kota Sungai Penuh menyatukan pengalaman para senior, kekuatan struktur, energi generasi muda dan semangat seluruh kader untuk membangun organisasi yang lebih solid, modern dan dekat dengan masyarakat.
Atas nama Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jambi dan berdasarkan penugasan yang diberikan, Ivan Wirata kemudian secara resmi membuka Musyawarah Daerah IV DPD Partai Golkar Kota Sungai Penuh.Pembukaan Musda ditutup dengan seruan penuh semangat:
“Golkar…!!! Indonesia!
Indonesia…!!! Golkar!
Golkar…!!! Menang! Menang! Menang!”
Ivan juga menyampaikan pantun yang menggambarkan semangat persatuan kader:
Pondok Tinggi tegak berseri,
Warisan luhur penuh makna;
Kader bersatu sepenuh hati,
Golkar berkarya untuk semua.
Musda IV Partai Golkar Kota Sungai Penuh diharapkan menjadi momentum memperkuat organisasi dari tingkat kota hingga akar rumput, sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui kerja politik yang nyata, terukur dan berkelanjutan.
Bagi Ivan Wirata, kemenangan politik bukan semata-mata tentang perolehan suara, tetapi tentang seberapa kuat Partai Golkar mampu menjaga amanah rakyat, hadir menyelesaikan persoalan masyarakat, dan membuktikan bahwa organisasi benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat. Acara dihadiri oleh Wali Kota Sungai Penuh dan undangan lainnya. (OYI)







Discussion about this post