Jambiday.com,MUARA SABAK — Mengantisipasi dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Muara Sabak bergerak cepat dengan membagikan masker dan melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi warga binaan.
Langkah preventif ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus komitmen jajaran Lapas Narkotika Muara Sabak dalam melindungi kesehatan warga binaan, terutama di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pemenuhan hak dasar warga binaan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak selama menjalani masa pembinaan.
Pembagian masker bertujuan membantu mengurangi paparan partikel asap, sedangkan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memantau kondisi fisik warga binaan sekaligus mendeteksi sedini mungkin gejala gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat penurunan kualitas udara.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan pelayanan pemasyarakatan. Menurutnya, langkah pencegahan perlu dilakukan agar potensi gangguan kesehatan akibat kabut asap dapat diantisipasi sejak dini.
“Kesehatan warga binaan merupakan tanggung jawab yang harus terus kami perhatikan. Melalui pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan ini, kami berupaya memberikan perlindungan serta memastikan seluruh warga binaan tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal, khususnya dalam menghadapi dampak kabut asap,” ujar Askari, Senin (12/10/26).
Ia juga telah menginstruksikan jajaran petugas untuk terus memantau kondisi kesehatan warga binaan dan segera mengambil langkah penanganan apabila ditemukan keluhan yang memerlukan perhatian medis. Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dengan memperhatikan sejumlah gejala yang berpotensi muncul akibat paparan kabut asap, seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, dan gangguan pernapasan lainnya.
Selain pemeriksaan, warga binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker dengan benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengalami keluhan kesehatan.
Edukasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pencegahan, sehingga warga binaan tidak hanya mendapatkan perlindungan melalui pembagian masker, tetapi juga memahami langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Perhatian yang diberikan pihak Lapas mendapat apresiasi dari warga binaan. Salah seorang warga binaan berinisial R mengaku merasa terbantu dengan adanya pembagian masker dan pemeriksaan kesehatan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Lapas yang telah membagikan masker dan memeriksa kesehatan kami. Dengan adanya kegiatan ini, kami merasa lebih diperhatikan, terutama dalam kondisi kabut asap seperti sekarang. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar kesehatan kami tetap terjaga,” ungkap R.
Melalui langkah tersebut, Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, responsif, dan berorientasi pada perlindungan kesehatan warga binaan.
Upaya pencegahan melalui pembagian masker, pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi fisik, serta edukasi diharapkan mampu meminimalkan risiko gangguan pernapasan sekaligus menjaga lingkungan lapas tetap sehat, aman, dan kondusif.
Di tengah ancaman kabut asap, langkah ini menegaskan bahwa perlindungan kesehatan warga binaan harus tetap menjadi perhatian utama, melalui pelayanan yang berkelanjutan dan respons cepat terhadap potensi risiko kesehatan. (OYI)








Discussion about this post