Jambiday.com, JAKARTA- Kepengurusan baru DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi periode 2026–2031 resmi memasuki babak kerja organisasi. Ketua Terpilih DPD Partai Demokrat Jambi, Ahmad Fauzi, menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPP Partai Demokrat yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP, Herman Khaeron, di Kantor DPP Partai Demokrat, Rabu (21/10/2026).
Penyerahan SK tersebut turut disaksikan Sekretaris DPD Partai Demokrat Jambi, John Harles HG, dan Direktur Eksekutif Daerah, Zahyudi Maulana. Dan sebagai bendahara adalah Hariatia. Momentum ini menjadi pijakan bagi kepengurusan baru untuk memperkuat struktur partai, merapatkan barisan kader, serta mempercepat konsolidasi hingga tingkat kabupaten, kota, dan akar rumput.
Ahmad Fauzi menegaskan, diterimanya SK bukan sekadar penyelesaian administrasi organisasi, melainkan awal dari kerja politik yang lebih konkret. Ia memastikan Demokrat Jambi akan segera bergerak dengan memperkuat soliditas internal dan membangun kedekatan yang lebih intensif dengan masyarakat.

“SK ini bukan garis akhir, melainkan garis start bagi perjuangan yang lebih besar. Kami siap tancap gas, merapatkan barisan, dan mengonsolidasikan seluruh kekuatan Partai Demokrat hingga ke akar rumput. Tidak ada waktu untuk berdiam diri. Saatnya seluruh kader bergerak dalam satu komando organisasi, satu semangat perjuangan, dan satu tujuan: membesarkan Demokrat serta memperjuangkan aspirasi rakyat,” tegas pria ramah yang akrab di sapa Bang Ojie ini.
Konsolidasi dan Muscab Serentak Jadi Agenda Prioritas
Usai menerima SK, Ahmad Fauzi menyebut konsolidasi internal menjadi agenda utama yang harus segera dituntaskan. Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Muscab dinilai penting untuk memperkuat kepemimpinan partai di tingkat daerah, menata struktur organisasi, serta memastikan seluruh kader memiliki arah perjuangan yang sama. Kepengurusan baru juga berkomitmen membangun sistem kerja yang lebih terukur, progresif, dan responsif terhadap dinamika politik maupun kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin Demokrat Jambi bukan sekadar hadir dalam peta politik, tetapi tampil sebagai kekuatan yang solid, diperhitungkan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Konsolidasi harus berjalan, Muscab harus dipersiapkan dengan matang, dan seluruh kader harus kembali memperkuat kedekatan dengan rakyat,” ujarnya.
Menurut Ahmad Fauzi, kekuatan partai tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya struktur organisasi, tetapi juga oleh soliditas kader, kualitas perjuangan, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Demokrat Jambi Siapkan Mesin Organisasi
Dengan diterimanya SK kepengurusan periode 2026–2031, DPD Partai Demokrat Jambi bersiap memasuki fase percepatan konsolidasi. Penguatan struktur, penataan kepengurusan cabang, dan peningkatan kerja politik menjadi fondasi untuk menghadapi agenda partai ke depan.
Ahmad Fauzi menekankan, seluruh jajaran pengurus dan kader harus menjadikan momentum ini sebagai dorongan untuk bekerja lebih aktif, menjaga kekompakan, serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.
SK telah diterima, konsolidasi segera bergerak. Di bawah kepemimpinan Ahmad Fauzi, Demokrat Jambi menegaskan tekad untuk memperkuat barisan, menggerakkan mesin partai hingga ke akar rumput, dan menjadikan kerja nyata sebagai wajah perjuangan politik yang berpihak kepada rakyat. (OYI)



Discussion about this post