Jambiday.com, MUARA SABAK- Di bawah langit pagi yang masih menyisakan embun, derap langkah dan suara sapu yang saling bersahutan terdengar di sekitar sebuah masjid di Muara Sabak. Senin (16/2/2026) itu, bukan sekadar rutinitas membersihkan rumah ibadah yang berlangsung, melainkan sebuah potret kebersamaan yang hangat antara petugas Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak dan masyarakat sekitar. Dalam balutan semangat gotong royong, mereka menyatu dalam kerja bakti yang penuh makna.
Sejak pagi hari, jajaran petugas Lapas bersama warga terlihat bahu-membahu membersihkan ruang dalam masjid, halaman, tempat wudhu, hingga menata area sekitar agar lebih bersih dan nyaman bagi jamaah. Tak ada sekat antara seragam dan pakaian warga. Semua larut dalam suasana kekeluargaan, saling membantu, saling menyemangati, dan tersenyum di tengah peluh yang mengalir.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, Muhammad Askari Utomo, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan sosial dengan masyarakat.
“Kerja bakti ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi wujud nyata sinergi sosial antara Lapas dan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa keberadaan Lapas dapat memberikan kontribusi positif serta mempererat tali silaturahmi dengan lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurut Askari, kebersamaan dalam kegiatan sederhana seperti ini justru memiliki nilai yang besar. Selain menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, kerja bakti juga memperkuat rasa kekeluargaan dan saling percaya antara petugas Lapas dan warga.

Antusiasme warga pun terlihat jelas. Mereka menyambut baik kehadiran petugas Lapas yang turut turun langsung membersihkan lingkungan masjid. Salah satu perwakilan warga, Firman (45), mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dari pihak Lapas. Kehadiran mereka membuat hubungan kami semakin dekat dan terasa seperti satu keluarga. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin ke depannya,” tuturnya.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Lapas Narkotika Muara Sabak tidak hanya hadir sebagai institusi pemasyarakatan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan berkontribusi nyata.
Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus merawat jalinan silaturahmi yang harmonis antara Lapas dan warga sekitar. (OYI)







Discussion about this post