Friday, October 2, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home PARLEMEN

DPRD Jambi Kawal Program Cetak Sawah Rakyat, Bungo Jadi Fokus Pengawasan Utama

by Redaksi
04/07/2026
in PARLEMEN
0
Matriks Kondisi Air Irigasi dan Cetak Sawah di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Matriks Kondisi Air Irigasi dan Cetak Sawah di Provinsi Jambi. FOTO: IST

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI — Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, mendorong percepatan pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Provinsi Jambi dilakukan secara terukur, berbasis data yang valid, serta mengutamakan kesiapan tata air dan kepastian status lahan agar program strategis ketahanan pangan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Matriks Kondisi Air Irigasi dan Cetak Sawah di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Menurut Ivan Wirata, keberhasilan program cetak sawah tidak dapat diukur semata-mata dari jumlah hektare lahan yang berhasil dicetak. Lebih dari itu, program harus dipastikan menghasilkan sawah produktif yang siap tanam, memiliki sumber air yang memadai, dapat dipanen, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bacajuga

Bukan Sekadar Larangan Tanam Sawit, Ivan Wirata Dorong Regulasi Karhutla yang Lebih Komprehensif

Karhutla Jambi: 9.536 Hotspot, 3.416 Hektare Terbakar, 79 Kasus Ditangani

80 Persen CPO Masih Dijual Mentah, DPRD Jambi Dorong Percepat Hilirisasi Sawit

Ivan Wirata Dorong Hilirisasi Lima Produk Unggulan Jambi, UMKM Harus Jadi Pelaku Utama

Belajar ke Jakarta, DPRD Jambi Dorong Hubungan Pangan dan UMKM Terhubung Pasar Nasional

62 Persen Sekolah Rusak, Jambi Tertinggi di Sumatera, Ivan Wirata Desak Revitalisasi Dipercepat

“Ukuran keberhasilan bukan hanya hektare yang tercetak. Lahan harus jelas statusnya, tersedia airnya, siap ditanami, dipanen, dan pada akhirnya meningkatkan produksi pangan serta pendapatan petani,” tegas Ivan Wirata.

Pernyataan tersebut disampaikan Ivan menyikapi hasil analisis pengawasan dan kajian praktik terbaik percepatan Program Cetak Sawah Rakyat di Provinsi Jambi periode 2025–2026 yang mengidentifikasi berbagai kendala utama dalam pelaksanaan program di sejumlah daerah.

Berdasarkan matriks analisis pengawasan, terdapat tujuh hambatan utama yang menjadi tantangan Program Cetak Sawah Rakyat, yakni persoalan irigasi dan tata air, ketidaksesuaian data SID dengan kondisi lapangan, keterbatasan alat berat dan mobilisasi, kinerja kontraktor, konflik lahan dan sosial, cuaca ekstrem, serta koordinasi lintas instansi. Ivan menegaskan, persoalan tata air harus menjadi perhatian pertama sebelum perluasan cetak sawah dilakukan.

“Prinsipnya sederhana, air dulu baru sawah. Jangan sampai sawah dicetak tetapi tidak memiliki sumber air, drainase, maupun sistem pengairan yang memadai,” ujarnya.

Bungo Jadi Fokus Pengawasan Prioritas
Dalam pemetaan prioritas pengawasan Program CSR di Provinsi Jambi, Kabupaten Bungo menjadi daerah dengan tingkat perhatian tertinggi atau berstatus merah, karena terindikasi memiliki progres yang sangat rendah dan membutuhkan verifikasi ulang secara menyeluruh. Menurut Ivan, langkah yang harus dilakukan di Bungo adalah audit terpadu terhadap dokumen SID, polygon lahan, status kepemilikan lahan, kesiapan alat berat, progres fisik pekerjaan, kontrak pelaksanaan, hingga realisasi pembayaran.

“Bungo harus menjadi fokus utama. Namun pendekatannya bukan mencari siapa yang salah, melainkan memastikan seluruh data diverifikasi secara objektif sehingga solusi dapat segera ditemukan,” kata Ivan.

Ia menambahkan bahwa pekerjaan fisik lanjutan di Bungo hanya dapat dilakukan setelah status lahan, legalitas, serta kesepakatan sosial masyarakat benar-benar diselesaikan.

Batang Hari Perlu Validasi Kualitas Capaian

Sementara itu, Kabupaten Batang Hari yang telah melaporkan capaian program hingga 92 persen pada lokasi pilot project, menurut Ivan, tetap membutuhkan validasi kualitas hasil pekerjaan. DPRD meminta agar capaian tersebut dilengkapi dengan bukti fisik, validasi kesiapan tata air, kondisi drainase, kesiapan kelompok tani, serta target tanam dan panen yang terdokumentasi secara jelas.

“Persentase tinggi belum tentu menggambarkan keberhasilan akhir. Yang terpenting adalah apakah sawah tersebut benar-benar siap ditanami dan menghasilkan,” jelasnya.

Tebo Masih Tahap Verifikasi

Sedangkan untuk Kabupaten Tebo, DPRD menilai program masih berada pada tahap awal dan verifikasi. Karena itu, pemerintah daerah diminta segera menetapkan target definitif, memastikan seluruh lahan berstatus clear and clean, serta menyusun jadwal pelaksanaan yang jelas dan terukur. Ivan menegaskan bahwa status verifikasi tidak boleh berlangsung terlalu lama tanpa kepastian target, sumber pendanaan, dan pembagian tanggung jawab pelaksanaan.

Dorong Satu Data dan Dashboard Pengawasan

DPRD Provinsi Jambi juga mendorong Pemerintah Provinsi Jambi melalui dinas terkait untuk membangun sistem satu data Program Cetak Sawah Rakyat yang memuat seluruh informasi strategis, mulai dari target dan realisasi lahan, koordinat dan polygon lokasi, status lahan, kesiapan sumber air, progres fisik, anggaran, pelaksana kegiatan, kelompok tani penerima manfaat, hingga hambatan dan langkah penyelesaiannya. Menurut Ivan, laporan satu pintu tersebut penting agar tidak terjadi perbedaan antara laporan administrasi dengan kondisi lapangan.

“DPRD memerlukan data yang valid sebagai dasar pengawasan. Dari data itulah kita dapat menentukan apakah suatu lokasi perlu dipercepat, diperbaiki, dimediasi, atau dievaluasi kembali,” katanya.

Rekomendasi Strategis DPRD
Sebagai langkah percepatan, DPRD Provinsi Jambi merekomendasikan sejumlah strategi mitigasi, antara lain:
1. memastikan ketersediaan sumber air dan jaringan irigasi sebelum pencetakan sawah.
2. Melakukan verifikasi ulang polygon dan kelayakan lahan.
3. Menerapkan kontrak berbasis kinerja.
4. Memperkuat pendekatan partisipatif kepada masyarakat.
5. Mengoptimalkan dukungan mekanisasi dan alat berat.

6. Menerapkan kalender tanam adaptif terhadap perubahan iklim.

7. Serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

Selain itu, Ivan juga mendorong keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Jambi, pemerintah kabupaten, Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, Balai Wilayah Sungai, ATR/BPN, BMKG, TNI, penyuluh pertanian, pemerintah desa, hingga kelompok tani.

“Tidak ada satu instansi yang bisa bekerja sendiri. Program cetak sawah membutuhkan tata kelola lintas sektor, mulai dari urusan tanah, air, alat, anggaran, kontrak, hingga pendampingan petani setelah tanam,” tegasnya.

DPRD Provinsi Jambi memastikan akan terus mengawal Program Cetak Sawah Rakyat secara konstruktif dan solutif. Fokus utama pengawasan bukan sekadar mengejar target luas lahan, melainkan memastikan setiap hektare sawah yang dicetak benar-benar menjadi lahan produktif yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Jambi. (OYI)

Previous Post

Jubir Golkar Jambi: Dukung MBG Itu Kewajiban, Mengawasinya Adalah Tanggung Jawab

Next Post

Disaksikan Wali Kota Maulana dan Ketua DPRD Kota Jambi, Ivan Wirata Paparkan Revitalisasi Talang Banjar

Next Post
Suasana pemaparan Ivan Wirata dihadapan Wali Kota Maulana dan Ketua DPRD Kota Jambi. FOTO: UCUP

Disaksikan Wali Kota Maulana dan Ketua DPRD Kota Jambi, Ivan Wirata Paparkan Revitalisasi Talang Banjar

Ketua KONI Jambi, Mat Sanusi dan Ketua Terpilih IBCA MMA. FOTO : IST

Reval Kurniawan Pimpin IBCA MMA Jambi, Mat Sanusi Targetkan Prestasi dan Regenerasi Atlet

Bangun inovasi yang relevan di era AI, Samsung Solve for tomorrow 2026 latih 2.600 peserta. FOTO : IST

Bangun Inovasi yang Relevan di Era AI, Samsung Solve for Tomorrow 2026 Latih 2.600 Peserta dengan Design Thinking

Jambi Junior League Sukses Digelar, Pemkab Batanghari Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Kondisi Air Terjun Telun berasap yang membutuhkan inovasi berkelanjutan agar menjadi tujuan wisata yang berbasis ekonomi dan menguntungkan masyarakat sekitar. FOTO: IST

Air Terjun Telun Berasap Menuju Destinasi Wisata Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan

Discussion about this post

Iklan

Kalender

October 2026
SMTWTFS
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Sep    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK