Jambiday.com, MUARA SABAK – Semangat kolaborasi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan jajaran Pemasyarakatan di Provinsi Jambi. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi bersama Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak menggelar Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang dirangkaikan dengan Arisan Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) di Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Provinsi Jambi, Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur, BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, jajaran PIPAS, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta para keluarga peserta khitanan massal.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar. Tidak hanya memberikan layanan khitan secara gratis, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan, santunan, paket sembako, serta berbagai bentuk bantuan kepada keluarga peserta sebagai wujud nyata kepedulian sosial.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar menegaskan bahwa paradigma Pemasyarakatan saat ini tidak lagi sekadar menjalankan fungsi pembinaan warga binaan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
“Insan Pemasyarakatan tidak hanya dituntut melaksanakan pembinaan kepada warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan, pengabdian, dan kolaborasi,” ujarnya, Sabtu (18/07/27).
Irwan mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga sosial, dan masyarakat mampu menghadirkan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, khitanan massal bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memenuhi tuntunan syariat bagi umat Islam.
“Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga dan diperkuat. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi sejauh mana program tersebut memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Irwan juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak yang terus membangun citra positif Pemasyarakatan melalui berbagai kegiatan sosial. Menurutnya, saat ini lembaga pemasyarakatan bukan lagi dipandang semata sebagai tempat pembinaan warga binaan, tetapi juga sebagai institusi yang terbuka menjalin kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak ruang kolaborasi dalam bidang sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat hingga kegiatan kemanusiaan lainnya,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Irwan juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung tugas para insan Pemasyarakatan.
“Di balik keberhasilan seorang pegawai Pemasyarakatan terdapat keluarga yang selalu memberikan doa, dukungan, motivasi, dan pengorbanan. Karena itu PIPAS diharapkan terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Kegiatan semakin bermakna ketika setiap peserta khitanan menerima santunan, paket sembako dari BAZNAS Kabupaten Tanjung Jabung Timur, bantuan dari Ditjenpas melalui Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak, serta bingkisan dari Ikatan Istri Adhyaksa Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Timur.
Salah satu momen yang menyentuh datang dari keluarga Febrian (11), siswa kelas V SD asal Desa Sukamaju, yang menjadi salah satu peserta khitanan massal. Orang tua Febrian mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu keluarga, terutama dalam meringankan biaya khitan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak.
“Alhamdulillah kami sangat terbantu. Bukan hanya khitannya gratis, tetapi anak kami juga mendapatkan santunan, sembako dan bingkisan. Terima kasih kepada Kanwil Ditjenpas Jambi, Lapas Muara Sabak, BAZNAS, Kejaksaan dan semua pihak yang sudah peduli kepada masyarakat kecil. Semoga kegiatan seperti ini terus ada karena manfaatnya sangat besar,” ungkapnya dengan haru.
Senyum bahagia terlihat dari wajah para peserta yang usai menjalani proses khitan. Di sisi lain, para orang tua tampak lega karena selain memperoleh layanan kesehatan yang baik, mereka juga mendapatkan bantuan yang meringankan kebutuhan keluarga.
Sementara itu Kalapas Kelas IIB Muara Sabak, M Askari Utomo berkata melalui kegiatan ini, pihaknya kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan Pemasyarakatan yang semakin humanis, profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Sekaligus memperkuat semangat gotong royong serta kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesejahteraan masyarakat sekitar Lapas. Pemasyarakatan itu bergerak dan berdampak bagi sekitar,” tegasnya. (OYI)




Discussion about this post