Monday, September 28, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home DAERAH

Rp70,2 Miliar untuk Bina Marga, Mampukah Dongkrak Jalan Mantap Provinsi Jambi?

by Redaksi
05/08/2026
in DAERAH
0
Waka I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata didampingi Kabid Bina Marga Saat Mengecek Ruas Jalan Sungai Mengkuang Arah Bandara Muara Bungo. FOTO: Ucup

Waka I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata didampingi Kabid Bina Marga Saat Mengecek Ruas Jalan Sungai Mengkuang Arah Bandara Muara Bungo. FOTO: Ucup

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI-  Alokasi anggaran Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi dalam Rancangan KUA–PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp70,197 miliar dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) Persentase Jalan Mantap secara signifikan. Dengan panjang jaringan jalan provinsi mencapai 1.183,787 kilometer, kebutuhan penanganan infrastruktur masih jauh lebih besar dibanding kemampuan fiskal daerah.

Berdasarkan data kondisi jalan provinsi hingga Mei 2026, tercatat 847,872 kilometer atau 71,62 persen jalan telah berada dalam kondisi mantap.Sementara itu, 335,915 kilometer atau 28,38 persen lainnya masih dalam kondisi tidak mantap dan memerlukan penanganan bertahap. Analisis terhadap postur anggaran menunjukkan bahwa meskipun Bidang Bina Marga memperoleh alokasi terbesar di lingkungan Dinas PUTR, anggaran tersebut tidak seluruhnya digunakan untuk pekerjaan fisik.

Bacajuga

Ivan Wirata Khawatir “Defisit Terselubung” APBD Jambi, PI dan TGR Rp113 Miliar Disorot

Deteksi Dini Diperkuat, Lapas Narkotika Muara Sabak Libatkan APH dalam Razia

Perkuat Penanganan Karhutla, Bupati Batang Hari Sambut Kunjungan PANGKOGABWILHAN I

GOW Batang Hari Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi, Nuraini Zubir Bakhtiar: Satukan Langkah Untuk Masyarakat

Dekranasda, PKK dan Posyandu Diperkuat, Zulva Fadhil Dorong Program Nasional Menyentuh Masyarakat

Kerinci Tertinggi, Tebo Terendah, DPRD Jambi Soroti Ketimpangan APM SMA 2025

Sebagian masih dialokasikan untuk kegiatan perencanaan, survei, pengawasan, administrasi, serta kegiatan penunjang lainnya. Dengan asumsi biaya peningkatan jalan berkisar Rp3–5 miliar per kilometer, kemampuan anggaran tersebut diperkirakan hanya mampu meningkatkan kondisi jalan mantap sekitar 10 hingga 18 kilometer. Artinya, persentase jalan mantap Provinsi Jambi diproyeksikan hanya meningkat dari 71,62 persen menjadi sekitar 72,47–73,15 persen, atau bertambah sekitar 0,8–1,5 poin persentase.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ir. H. Ivan Wirata, ST, MM, MT, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih terukur dan berorientasi pada manfaat ekonomi masyarakat. Menurut Ivan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas perencanaan. Justru setiap rupiah yang dialokasikan harus diarahkan pada ruas-ruas prioritas yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan kemampuan APBD yang terbatas, kita harus memastikan setiap program benar-benar menghasilkan peningkatan jalan mantap yang terukur. Penanganan harus difokuskan pada ruas yang memiliki dampak ekonomi besar, bukan sekadar pemerataan anggaran. Perencanaan harus berbasis kebutuhan dan manfaat agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ivan Wirata, Rabu (05/08/26).

Mantan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi itu juga menilai bahwa percepatan pembangunan jalan tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jambi perlu lebih agresif memperjuangkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat, memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK), serta membuka peluang pembiayaan multiyears maupun kolaborasi dengan sektor swasta pada kawasan strategis dan koridor logistik.

“Kalau kita ingin mengejar peningkatan kemantapan jalan secara signifikan, maka sumber pembiayaannya juga harus diperluas. Sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai skema pendanaan lainnya menjadi sangat penting agar pembangunan jalan tidak berjalan lambat,” tambahnya.

Empat Wilayah Menjadi Prioritas

Data kondisi jalan menunjukkan masih terdapat empat daerah yang memerlukan percepatan penanganan, yakni:
Tanjung Jabung Timur: 46,57 persen jalan mantap. Sarolangun: 53,39 persen.
Tebo: 66,40 persen. Merangin: 73,88 persen. Keempat wilayah tersebut memiliki proporsi jalan tidak mantap yang lebih tinggi dibanding daerah lainnya sehingga dinilai layak menjadi prioritas dalam penyusunan program pembangunan 2027.

Flyer yang menunjukkan persentasi kondisi jalan di Provinsi Jambi. FOTO: IST

Ivan Wirata berharap pembahasan APBD 2027 nantinya tidak hanya berfokus pada besarnya anggaran, tetapi juga pada target kinerja yang jelas, seperti penambahan kilometer jalan mantap, peningkatan konektivitas antarwilayah, penurunan biaya logistik, serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Tujuan akhirnya bukan sekadar membangun jalan, tetapi bagaimana jalan yang dibangun mampu membuka akses ekonomi, mempercepat pelayanan publik, dan meningkatkan daya saing Provinsi Jambi. Itulah yang harus menjadi ukuran keberhasilan pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Dengan pendekatan berbasis outcome, pembangunan jalan diharapkan tidak hanya meningkatkan angka kemantapan jalan, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Provinsi Jambi.

APBD Tidak Bisa Bekerja Sendiri

Melihat besarnya kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi Jambi, pembiayaan melalui APBD dinilai belum cukup untuk menghasilkan percepatan yang signifikan. Karena itu, pemerintah daerah perlu memperkuat berbagai sumber pendanaan melalui pemanfaatan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang jalan, dukungan program strategis pemerintah pusat, penerapan skema multiyears pada ruas prioritas, kolaborasi dengan kawasan industri maupun pelaku usaha di koridor logistik, serta penyusunan skala prioritas berdasarkan manfaat ekonomi dan pelayanan publik.

Dengan strategi tersebut, keberhasilan pembangunan jalan tidak hanya diukur dari bertambahnya panjang jalan yang diperbaiki, tetapi juga dari meningkatnya konektivitas antarwilayah, turunnya biaya logistik, semakin lancarnya mobilitas masyarakat, serta meningkatnya daya saing ekonomi Provinsi Jambi. (OYI)

Rekap Provinsi Jambi
Total panjang jalan: 1.183,787 km
Jalan mantap: 847,872 km (71,62%)
Jalan tidak mantap: 335,915 km (28,38%) Prioritas percepatan: Tanjung Jabung Timur, Sarolangun, Tebo, dan Merangin.

Previous Post

Kanwil KemenHAM Jambi Kawal Penanganan Dugaan TPPO Bayi di Batang Hari, Pastikan Hak Korban Terlindungi

Next Post

KemenHAM Jambi Matangkan Pembentukan Kampung REDAM di Batang Hari, Perkuat Budaya Damai hingga Tingkat Desa

Next Post

KemenHAM Jambi Matangkan Pembentukan Kampung REDAM di Batang Hari, Perkuat Budaya Damai hingga Tingkat Desa

Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama. FOTO: IST

Pertamina EP Jambi Imbau Masyarakat Tidak Beraktivitas di Atas Jalur Pipa Migas Demi Keselamatan Bersama

Kajati Jambi dan Ketua Pengadilan Tinggi Jambi Berkomitmen Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum. FOTO: IST

Sinergitas Makin Kokoh, Kajati Jambi Bertemu Ketua Pengadilan Tinggi Bahas Penguatan Penegakan Hukum

Edi Purwanto Lepas Banteng Jambi United, Misi Juara Soekarno Cup 2026 Dimulai. FOTO: IST

Edi Purwanto Lepas Banteng Jambi United, Bidik Gelar Juara Soekarno Cup 2026

MTI Jambi Dorong DAS Batanghari Masuk Prioritas Nasional. FOTO: ANTARA FHOTO

Rehabilitasi Hulu Kunci Ketahanan Air dan Masa Depan Jambi, MTI Jambi Dorong DAS Batanghari Masuk Prioritas Nasional

Discussion about this post

Iklan

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK