Jambiday.com, JAMBI — Komitmen menciptakan aparatur yang berintegritas dan bebas dari praktik judi online kembali ditegaskan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jambi. Kepala Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ponsel pegawai di lingkungan Kanwil Ditjenpas Jambi, Senin (31/8).
Sidak tersebut menjadi langkah preventif sekaligus bentuk pengawasan internal untuk memastikan jajaran Kanwil Ditjenpas Jambi tidak terlibat dalam aktivitas judi online maupun penggunaan perangkat komunikasi untuk kegiatan yang dapat melanggar aturan kedinasan.
Didampingi pejabat administrator dan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal, Irwan melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap perangkat komunikasi pegawai. Pengawasan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang disiplin, tertib, bersih, dan menjunjung tinggi integritas.


Irwan menegaskan, judi online bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi dapat berdampak serius terhadap kedisiplinan, produktivitas, integritas, bahkan citra institusi apabila melibatkan aparatur pemerintah.
“Sidak ini merupakan langkah preventif untuk memastikan jajaran kita benar-benar bersih dari judi online. Jangan sampai ada pegawai yang terlibat dalam aktivitas yang dapat merusak integritas pribadi maupun mencoreng nama baik institusi. Kita ingin seluruh jajaran bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan berintegritas,” tegas Irwan.
Menurutnya, pencegahan harus dilakukan secara konsisten. Setiap pegawai dituntut mampu menjaga perilaku, termasuk dalam menggunakan perangkat komunikasi dan media sosial.
Namun, pengawasan tidak berhenti pada larangan. Irwan juga mendorong seluruh pegawai agar menjadikan perangkat digital dan media sosial sebagai sarana untuk memperkuat citra positif organisasi.
Dalam sidak tersebut, Kakanwil turut mengecek sejauh mana keterlibatan pegawai dalam menyebarluaskan berbagai informasi dan berita positif mengenai kinerja Kanwil Ditjenpas Jambi. Jajaran didorong aktif menyampaikan informasi yang edukatif, informatif, dan mencerminkan berbagai capaian serta pelayanan pemasyarakatan kepada masyarakat.
Langkah ini dinilai penting di tengah derasnya arus informasi digital. Pegawai tidak hanya dituntut mampu menghindari konten dan aktivitas yang bertentangan dengan ketentuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menggunakan ruang digital secara cerdas dan produktif.
“Jangan hanya menjadi pengguna media sosial. Jadilah bagian dari penyebaran informasi positif tentang organisasi. Masyarakat perlu mengetahui kerja-kerja pemasyarakatan yang kita lakukan,” pesan Irwan.
Ia menekankan bahwa setiap pegawai merupakan bagian dari wajah institusi. Karena itu, perilaku di dalam maupun di luar kantor, termasuk aktivitas di ruang digital, harus mencerminkan nilai integritas dan profesionalitas sebagai aparatur negara.
Melalui sidak dan pengawasan internal yang dilakukan secara konsisten, Kanwil Ditjenpas Jambi menegaskan komitmennya membangun lingkungan kerja yang bersih dari judi online, disiplin dalam menjalankan tugas, bijak bermedia sosial, serta aktif menyebarkan informasi positif.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa integritas aparatur merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. (OYI)








Discussion about this post