Tuesday, September 29, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home PARLEMEN

Dana MBG adalah Amanah, Ivan Wirata: Bukan Bancakan!!

by Redaksi
12/06/2026
in PARLEMEN
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAMBI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah sejatinya bukan sekadar program bantuan sosial biasa. Di balik setiap porsi makanan yang disajikan kepada anak-anak sekolah, ibu hamil, dan kelompok rentan, tersimpan harapan besar untuk melahirkan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan kuat di masa depan.

Namun di tengah semangat mulia tersebut, muncul kekhawatiran terkait dugaan pembengkakan jumlah titik dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta indikasi praktik jual beli titik yang belakangan menjadi sorotan nasional. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata.

Bacajuga

Bukan Sekadar Larangan Tanam Sawit, Ivan Wirata Dorong Regulasi Karhutla yang Lebih Komprehensif

Karhutla Jambi: 9.536 Hotspot, 3.416 Hektare Terbakar, 79 Kasus Ditangani

80 Persen CPO Masih Dijual Mentah, DPRD Jambi Dorong Percepat Hilirisasi Sawit

Ivan Wirata Dorong Hilirisasi Lima Produk Unggulan Jambi, UMKM Harus Jadi Pelaku Utama

Belajar ke Jakarta, DPRD Jambi Dorong Hubungan Pangan dan UMKM Terhubung Pasar Nasional

62 Persen Sekolah Rusak, Jambi Tertinggi di Sumatera, Ivan Wirata Desak Revitalisasi Dipercepat

Menurut Ivan, program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat tidak boleh tercoreng oleh praktik-praktik yang berpotensi merugikan negara maupun masyarakat penerima manfaat.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang sangat mulia. Negara hadir untuk memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan makanan yang layak dan bergizi. Tetapi jika ada kebocoran, mark-up, atau penyalah gunaan kewenangan, maka yang dirugikan bukan hanya keuangan negara, tetapi juga masa depan anak-anak bangsa,” tegas Ivan.

Politisi Golkar itu menilai, persoalan dalam MBG harus disikapi secara bijak. Programnya harus tetap berjalan karena manfaatnya sangat besar, namun setiap celah penyimpangan wajib ditutup rapat.

“Prinsipnya sederhana, jangan hentikan program rakyatnya, tetapi hentikan kebocorannya,” ujarnya.

Ivan mengingatkan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk program tersebut pada hakikatnya adalah amanah rakyat yang harus sampai kepada mereka yang berhak menerimanya. Karena itu, pengawasan tidak boleh hanya dilakukan dari pusat, tetapi harus melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, aparat pengawas, sekolah, komite sekolah, orang tua murid hingga masyarakat.

Sebagai langkah konkret, Ivan mendorong dilakukannya audit menyeluruh terhadap seluruh titik dapur MBG, mulai dari verifikasi lokasi, kapasitas layanan, jumlah penerima manfaat, standar sanitasi, hingga kualitas makanan yang disajikan. Ia juga mengusulkan sistem “Satu Data MBG” yang memungkinkan seluruh proses, mulai dari penerima manfaat, menu makanan, harga bahan baku, hingga realisasi anggaran dapat dipantau secara terbuka dan transparan.

Selain itu, ia meminta pemerintah menerapkan aturan tegas terhadap siapa pun yang terbukti memperjual belikan titik dapur MBG atau melakukan penyimpangan anggaran.

“Kalau ada yang bermain-main dengan hak anak-anak, harus ada sanksi yang tegas dan terbuka. Masyarakat berhak tahu siapa yang melanggar, apa bentuk pelanggarannya, dan bagaimana penindakannya,” katanya.

Di sisi lain, Ivan juga berharap program MBG dapat menjadi penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar seharusnya menjadi peluang bagi petani, peternak, nelayan, dan UMKM lokal untuk terlibat secara resmi sebagai pemasok.

“Jangan sampai MBG hanya menjadi proyek segelintir vendor besar. Program ini harus memberi manfaat ganda, yaitu meningkatkan gizi anak-anak sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat di daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Ivan mengajak seluruh pihak melihat MBG bukan hanya dari sisi anggaran, tetapi juga dari sisi moral dan kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa memberi makan anak-anak yang membutuhkan merupakan nilai luhur yang diajarkan oleh semua agama dan menjadi bagian dari tanggung jawab sosial negara.

“Sebagai umat beriman, kita diajarkan bahwa sebagian rezeki yang Allah titipkan kepada kita ada hak orang-orang yang membutuhkan. Program MBG sesungguhnya menjalankan semangat itu. Karena itu, ketika ada korupsi atau penyalahgunaan di dalamnya, yang dikhianati bukan hanya negara, tetapi juga amanah kemanusiaan dan amanah Tuhan,” tutur Ivan.

Menurutnya, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi dari seberapa banyak anak-anak Indonesia yang benar-benar merasakan manfaatnya.

“Setiap piring makanan yang sampai ke tangan anak-anak adalah investasi bangsa. Jangan biarkan hak mereka berkurang hanya karena ada pihak yang ingin mengambil keuntungan dari program ini. MBG harus bersih, transparan, tepat sasaran, dan benar-benar menjadi jalan hadirnya negara untuk rakyat kecil,” pungkasnya. (OYI)

Previous Post

DPRD Jambi Bidik Tambahan PAD Rp500 Miliar–Rp1 Triliun, Ini Sumbernya

Next Post

JMSI Jambi Temui Al Haris, Menjalin Sinergi untuk Mengawal Kemajuan Daerah

Next Post
Suasana Pertemuan JMSI Jambi dengan Gubernur Al Haris. FOTO: IST

JMSI Jambi Temui Al Haris, Menjalin Sinergi untuk Mengawal Kemajuan Daerah

Oplus_16908288

24 Ribu KK Terancam Krisis Air, Ivan Wirata Dorong SPAM Regional Mendalo-Jaluko

Empat Ketua TP PKK Kecamatan Resmi Dikukuhkan, Bupati Fadhil Tekankan Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Sahabat Alam Jambi dan HIPSI Apresiasi Kinerja Polda Jambi Atasi Kasus Hoaks Ketua KONI Provinsi Jambi. FOTO: IST

Jefri Pardede dan As'ari Apresiasi Apresiasi Polda Jambi Ungkap Kasus Hoaks Terhadap Mat Sanusi

Skema Retribusi Sampah di Kota Jambi Yang berkeadilan menurut Ivan Wirata. FOTO: IST

Waka DPRD Jambi Minta Tarif Sampah Dievaluasi Demi Keadilan Sosial

Discussion about this post

Iklan

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK