Monday, September 28, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home HUKUM

Batik dan Kreativitas Warga Binaan Jambi Dapat Apresiasi Dirjenpas, Irwan Rahmat Gumilar Dorong Pembinaan Naik Kelas

by Redaksi
21/09/2026
in HUKUM
0
Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar didampingi Kepala UPT saat memberikan hasil kreasi warga binaan kepada Dirjen Pemasyarakatan. FOTO: IST

Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar didampingi Kepala UPT saat memberikan hasil kreasi warga binaan kepada Dirjen Pemasyarakatan. FOTO: IST

1
VIEWS
PostTweetShareScan

Jambiday.com, JAKARTA — Kreativitas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Jambi kembali menunjukkan hasil positif. Produk batik hasil karya Warga Binaan mendapat perhatian dan apresiasi dalam rangkaian Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta. Apresiasi tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan pembinaan kemandirian di lingkungan Pemasyarakatan. Batik yang dihasilkan bukan sekadar produk kerajinan, tetapi menjadi gambaran proses pembinaan yang mendorong Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, produktivitas sekaligus menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Jambi turut memperkenalkan dan menyerahkan batik kreasi Warga Binaan LPP Kelas IIB Jambi.

Bacajuga

Kanwil Ditjenpas Jambi Pastikan SKD Poltek Imipas Berjalan Objektif dan Transparan

Deteksi Dini Diperkuat, Lapas Narkotika Muara Sabak Libatkan APH dalam Razia

PT ABT Klaim  Penanganan Karhutla Terintegrasi Bersama Satgas

Dari 470 Jadi 1.217 Hektare, Ivan Wirata Pertanyakan Efektivitas Respons Karhutla Batang Hari

Rakor Kemenimipas, Irwan Rahmat Gumilar Paparkan Capaian 15 Program Aksi di Jambi

Lapas Kelas IIA Jambi Digeledah, Razia Tim Gabungan Sasar Kamar Hunian dan Tes Urine WBP

Momen tersebut juga terlihat dalam dokumentasi kegiatan, ketika jajaran Kanwil Ditjenpas Jambi bersama para Kepala UPT membawa serta memperkenalkan produk batik karya Warga Binaan. Dan tidak hanya batik, terdapat pula kreatifitas dalam bentuk makanan. Di mana hasil karya ini  mendapat apresiasi sebagai produk hasil pembinaan yang memiliki potensi untuk terus dikembangkan.

Kembali ke batik, yang menariknya adalah  dalam  batik karya Warga Binaan LPP Jambi tampil dengan karakter visual yang kuat. Dominasi warna hitam berpadu dengan ornamen kuning keemasan dan merah, dihiasi motif yang tersusun berulang serta ornamen pada bagian tepian kain, memberikan kesan khas dan elegan. Serta terdapat logo Pemasyarakatan dengan motto griya winaya janma wimarga laksa dharmmesti dengan nuansa kuning keemasan

Kalapas perempuan Jambi, Meita Eriza saat memperlihatkan batik kreasi warga binaan yang mendapat apresiasi dan pujian dari Dirjen Pemasyarakatan. FOTO: IST
Kanwil Ditjenpas Jambi Irwan Rahmat Gumilar didampingi Kepala UPT saat memberikan hasil kreasi warga binaan kepada Dirjen Pemasyarakatan. FOTO: IST

Kepala LPP Kelas IIB Jambi, Meita Eriza, juga terlihat memperlihatkan langsung kain batik tersebut, termasuk motif dan corak yang menjadi ciri khas hasil kreativitas Warga Binaan binaannya.

Menurut Meita, proses menghasilkan batik tersebut merupakan bagian dari pembinaan yang diarahkan agar Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga memiliki pengalaman menghasilkan sebuah produk yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi.

“Batik ini merupakan hasil kreativitas dan kerja keras Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan. Kami ingin keterampilan yang mereka miliki terus berkembang, sehingga ketika kembali ke masyarakat nantinya mereka memiliki bekal dan kepercayaan diri untuk berkarya,” ujar Meita, Senin (21/9/26).

Ia menjelaskan, pihak LPP Jambi akan terus mendorong pengembangan produk hasil karya Warga Binaan, baik dari sisi motif, kualitas, desain maupun nilai jual.
Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya dilihat dari kemampuan Warga Binaan mengikuti pelatihan, tetapi juga dari sejauh mana keterampilan tersebut dapat menghasilkan karya yang berkualitas dan memiliki peluang untuk diterima masyarakat.

“Kami tentu berharap karya-karya seperti ini tidak berhenti sebagai kegiatan pembinaan di dalam Lapas. Dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, produk Warga Binaan bisa semakin dikenal, memiliki pasar dan memberikan nilai tambah,” katanya.

Dari Keterampilan Menjadi Produk Bernilai

Apresiasi terhadap batik LPP Jambi juga memperlihatkan bahwa pembinaan kemandirian di Pemasyarakatan mulai diarahkan pada pendekatan yang lebih produktif. Keterampilan membatik dapat menjadi salah satu bekal bagi Warga Binaan untuk membangun aktivitas ekonomi setelah menyelesaikan masa pidana. Karena itu, proses pembinaan idealnya tidak berhenti pada pelatihan teknis, tetapi dilanjutkan dengan peningkatan kualitas, pengemasan produk, branding, pemasaran hingga membuka akses pasar.

Kakanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, menilai apresiasi terhadap karya Warga Binaan menjadi dorongan bagi jajaran Pemasyarakatan untuk semakin serius mengembangkan program pembinaan yang kreatif dan produktif.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendorong pembinaan kemandirian. Karya Warga Binaan harus terus dikembangkan sehingga memiliki kualitas, nilai ekonomi dan mampu menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial,” ujar Irwan.

Ia menambahkan, pengembangan hasil karya Warga Binaan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas maupun masyarakat dapat mengambil peran dalam membuka ruang promosi dan pemasaran produk-produk hasil pembinaan.

Dengan demikian, hasil pembinaan tidak berhenti sebagai aktivitas di dalam Lapas, melainkan dapat berkembang menjadi produk yang memiliki daya saing dan memberikan manfaat nyata.

Batik Menjadi Cerita Perubahan

Batik kreasi Warga Binaan LPP Kelas IIB Jambi pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai kain, motif dan warna. Di balik setiap corak terdapat proses pembelajaran, ketekunan dan kesempatan bagi Warga Binaan untuk membangun kembali kepercayaan dirinya. Dari tangan Warga Binaan, selembar kain kemudian berubah menjadi produk bernilai. Dari sebuah program pembinaan, lahir karya yang dapat diperkenalkan hingga ke tingkat nasional.

Hal inilah yang menjadi semangat Pemasyarakatan dalam menghadirkan pembinaan yang PRIMA, produktif dan berorientasi pada reintegrasi sosial.
Apresiasi yang diterima di Jakarta diharapkan menjadi momentum bagi Lapas lingkup Kanwil Ditjenpas Jambi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi Warga Binaan untuk berkarya.

Sebab, ketika sebuah karya Warga Binaan mendapat tempat dan penghargaan, yang sesungguhnya diapresiasi bukan hanya produknya, tetapi juga proses perubahan dan harapan untuk kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat. (OYI)

Previous Post

Karhutla Jambi: 9.536 Hotspot, 3.416 Hektare Terbakar, 79 Kasus Ditangani

Next Post

MTI Jambi Beri Lima Rekomendasi, Minta Klasterisasi Jalan Tol Trans Sumatera Dilakukan Bertahap

Next Post
FGD yang dihadiri oleh ketua MTI Jambi, unsur pengambil kebijakan, BPJT, kementerian PU dan Hutama Karya. FOTO: UCUP

MTI Jambi Beri Lima Rekomendasi, Minta Klasterisasi Jalan Tol Trans Sumatera Dilakukan Bertahap

Dekranasda, PKK dan Posyandu Diperkuat, Zulva Fadhil Dorong Program Nasional Menyentuh Masyarakat

Petugas saat melakukan razia blok hunian. FOTO: OYI

Lapas Kelas IIA Jambi Digeledah, Razia Tim Gabungan Sasar Kamar Hunian dan Tes Urine WBP

Kanwil Ditjenpas Jambi, Irwan Rahmat Gumilar saat memaparkan capaian program di Provinsi Jambi yang akan menjadi percontohan bagi Lapas lainnya di Indonesia. FOTO: IST

Rakor Kemenimipas, Irwan Rahmat Gumilar Paparkan Capaian 15 Program Aksi di Jambi

Dari 470 Jadi 1.217 Hektare, Ivan Wirata Pertanyakan Efektivitas Respons Karhutla Batang Hari

Discussion about this post

Iklan

Kalender

September 2026
SMTWTFS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930 
« Aug    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK