Jambiday.com, JAMBI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73 menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam mengawal suara rakyat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Mengusung tema “Mengawal Suara Rakyat, Menjaga Demokrasi”, KPU Kota Jambi menggelar serangkaian kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada penguatan demokrasi, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan melalui kegiatan santunan anak yatim dan kuliah umum pendidikan pemilih.
Salah satu kegiatan yang penuh makna adalah pemberian santunan kepada anak-anak yatim di Panti Asuhan Hikmah Fajar. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan, sekaligus mengingatkan bahwa peringatan hari jadi sebuah lembaga bukan sekadar seremoni, melainkan juga kesempatan untuk menebarkan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan sosial tersebut juga dilaksanakan secara serentak oleh jajaran KPU se-Provinsi Jambi sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian keluarga besar penyelenggara Pemilu.

Tak hanya menyentuh sisi kemanusiaan, KPU Kota Jambi juga menggelar kuliah umum pendidikan pemilih di Universitas Nurdin Hamzah. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Program Studi Ilmu Politik dan Ilmu Komunikasi.

Melalui kuliah umum tersebut, mahasiswa diajak memahami pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi, serta menyadari bahwa setiap suara dalam pemilihan memiliki arti penting bagi arah perjalanan bangsa.
Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas dan SDM) KPU Kota Jambi, Tuti Rosmalina, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT KPU ke-73 merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Menurutnya, eksistensi KPU bukan hanya terlihat dari pelaksanaan tahapan Pemilu, tetapi juga melalui upaya membangun kesadaran demokrasi, memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa KPU terus berkomitmen mengawal suara rakyat dan menjaga demokrasi. Pendidikan pemilih juga sangat penting, karena suara rakyat dalam pemilihan merupakan pintu gerbang pertama dalam menentukan perjalanan dan masa depan bangsa,” ungkap Tuti.
Ia berharap, melalui pendidikan pemilih yang terus dilakukan, khususnya kepada kalangan mahasiswa dan generasi muda, kesadaran untuk menggunakan hak pilih secara cerdas, bertanggung jawab dan sesuai hati nurani semakin tumbuh.
Peringatan HUT KPU ke-73 ini pun menjadi pengingat bahwa demokrasi tidak hanya berbicara tentang angka, kotak suara maupun hasil pemilihan. Di balik setiap suara, ada harapan, kepercayaan dan masa depan yang dipertaruhkan.
Sementara melalui santunan anak yatim, KPU Kota Jambi ingin menghadirkan pesan bahwa kepedulian dan berbagi kebahagiaan juga merupakan bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat.
Selamat HUT KPU ke-73. Terus istiqamah dalam menjalankan amanah, mengawal suara rakyat, menjaga demokrasi, serta menghadirkan pengabdian yang bermanfaat bagi bangsa dan negara. (OYI)





Discussion about this post