Jambiday.com, JAMBI — Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dapil Jambi, Rocky Candra, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Jambi, Minggu (3/5/2026) malam hingga dini hari. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas bahan pangan serta kesiapan operasional dapur dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat.
Dalam sidak tersebut, Rocky menyambangi tiga titik dapur SPPG, yakni SPPG Rawasari di Kecamatan Alam Barajo, SPPG Danau Teluk 1 di Kecamatan Danau Teluk, serta SPPG Kasang Pudak di Kecamatan Kumpeh Ulu. Kunjungan dilakukan secara berurutan mulai pukul 23.00 WIB hingga sekitar tengah malam.
Di setiap lokasi, Rocky meninjau langsung proses produksi makanan, mulai dari pengecekan bahan baku hingga kondisi dapur. Ia memastikan bahwa seluruh bahan yang digunakan dalam kondisi bersih, segar, dan layak konsumsi. Selain itu, ia juga berdialog dengan tim produksi yang tengah memasak, didampingi asisten lapangan dan tenaga ahli gizi.

Menurut Rocky, kualitas makanan yang dihasilkan dapur SPPG harus benar-benar terjaga, mengingat program ini berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap tahapan pengolahan.
“Setiap bahan baku yang masuk ke dapur harus dipastikan bersih, aman, segar, dan layak untuk dikonsumsi. Selain itu, saya juga mendorong agar tim dapur terus meningkatkan kualitas menu dan lebih kreatif dalam penyajiannya,” ujar Rocky.
Ia menambahkan, sidak tersebut merupakan bagian dari arahan Fraksi Partai Gerindra agar seluruh anggota DPR RI turun langsung ke daerah pemilihannya untuk memastikan program-program pemerintah berjalan optimal di lapangan.
“Ini bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan program pemenuhan gizi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dengan adanya pengawasan langsung tersebut, diharapkan kualitas layanan dapur SPPG di Kota Jambi semakin meningkat dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemenuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan. (OYI)






Discussion about this post