Jambiday.com, BATANG HARI – Dari hamparan sawah Desa Senaning, Kecamatan Pemayung, Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batang Hari menegaskan peran pers sebagai pengawal ketahanan pangan. Komitmen itu diwujudkan melalui kegiatan Jurnalis Touring bertema Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Daerah dan Bangsa, Selasa (23/12).
Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus dan anggota Pengurus Daerah (PD) IWO Batang Hari ini mendapat pendampingan langsung dari Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Batang Hari. Hadir dalam agenda tersebut Kepala Bidang Penyuluhan Kartono Saputro, Kepala Bidang Tanaman Pangan Roma Uliana, Koordinator BPP Pemayung Maryati, SP, Ketua Kelompok Tani Payo Dadap Amirullah, serta unsur pengamanan desa setempat sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Ketua PD IWO Batang Hari, Rudi Siswanto, menyampaikan bahwa Jurnalis Touring merupakan agenda tahunan yang konsisten dilaksanakan sebagai wujud tanggung jawab moral pers dalam mengawal isu-isu strategis, khususnya ketahanan pangan.
“Pers harus hadir di lapangan melihat, mendengar, dan menyampaikan fakta tentang perjuangan petani. Tahun ini kami fokus pada sektor persawahan, sejalan dengan agenda nasional penguatan ketahanan pangan,” ujarnya.
Rudi menegaskan, peran pers tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mendorong kesadaran publik terhadap potensi dan tantangan pertanian daerah.
“IWO Batang Hari siap mengawal upaya menuju swasembada pangan. Potensi daerah besar dan perlu dikawal secara berkelanjutan,” tambahnya.
Di sisi lain, Ketua Kelompok Tani Payo Dadap Desa Senaning, Amirullah, menjelaskan bahwa kelompoknya mengelola lahan persawahan sekitar 30 hektare dan mengembangkan pembibitan benih padi unggul sebagai penguatan kemandirian petani.
“Proses kami dimulai dari seleksi benih, pembibitan terkontrol, hingga penanaman. Benih yang dihasilkan tidak hanya untuk kebutuhan internal, tetapi juga dipasarkan ke petani lain di dalam dan luar Batang Hari,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas PPP Batang Hari, Roma Uliana, menyebut sektor tanaman pangan menunjukkan tren peningkatan produksi dari 2024 ke 2025.
“Peningkatan didorong optimalisasi lahan, pendampingan penyuluh berkelanjutan, serta penerapan pola tanam dan benih unggul oleh kelompok tani,” katanya.
Roma mengapresiasi peran IWO melalui Jurnalis Touring yang dinilai efektif menyebarluaskan informasi pertanian secara konstruktif dan meningkatkan kesadaran publik bahwa pangan merupakan fondasi kemandirian daerah dan bangsa. Ia berharap kolaborasi pemerintah dan insan pers terus terjaga agar capaian dan tantangan sektor pertanian tersampaikan secara utuh, objektif, dan berimbang. (LAN)








Discussion about this post