Saturday, June 20, 2026
  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan
No Result
View All Result
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
Bacaan Online Negeri Jambi
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK
No Result
View All Result
Plugin Install : Cart Icon need WooCommerce plugin to be installed.
Bacaan Online Negeri Jambi
No Result
View All Result
Home OPINI

​Bilik Suara Pendidikan sebagai Akar Demokrasi, Catatan Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Oleh: Dr. Nuraida Fitri Habi Ketua Jaringan Demokrasi Indonesia ( JaDi Prov Jambi) Dosen Fak Syariah UIN STS Jambi

by Redaksi
02/05/2026
in OPINI
0
Oplus_16908288

Oplus_16908288

1
VIEWS
PostTweetShareScan

​SETIAP 2 Mei, kita merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan semboyan Ki Hajar Dewantara yang ikonik. Tapi, pernahkah kita bertanya: apakah pelajaran di sekolah benar-benar membantu kita saat harus memilih pemimpin di bilik suara?

​Pendidikan dan demokrasi adalah dua sisi mata uang. Demokrasi tanpa orang terdidik hanya akan menjadi ajang “jual-beli suara”. Sebaliknya, pendidikan tanpa demokrasi hanya akan mencetak robot yang pintar menghafal tapi takut berpendapat.

Bacajuga

Bedah Gaya Public Speaking Seskab vs Sesneg

Hilirisasi Sawit dan Jalan Besar Transformasi Ekonomi Jambi

Dampak Ekonomi Pengembangan UMKM Desa Penyangga Wisata

Kampus dan Libidus: Krisis Legitimasi Moral

Racun Digital: Segera Sediakan Rumah sakit Khusus

May Day !! ” Pekerja Prempuan, Merenggut Setara Kesempatan dan Upah.”

​Berikut adalah tiga cara bagaimana ajaran Ki Hajar Dewantara seharusnya membentuk pemilih yang cerdas:

​1. Belajar Bahwa Pemimpin Bisa Salah (Ing Ngarsa Sung Tuladha)
​Di sekolah, guru adalah teladan. Di negara, pejabat adalah contoh. Bedanya, di kelas yang sehat, murid harus berani bertanya jika ada yang janggal.

​Jika di sekolah murid selalu dibungkam dan dipaksa menurut, mereka akan tumbuh menjadi warga negara yang takut menegur pemimpin yang korupsi. Kita butuh sekolah yang menjadi “ruang aman” untuk berbeda pendapat. Mengkritik guru dengan sopan bukan berarti tidak hormat, melainkan latihan menjadi warga negara yang kritis.

​2. Belajar Bermusyawarah, Bukan Sekadar Ikut-ikutan (Ing Madya Mangun Karsa)
​Demokrasi bukan cuma soal mencoblos tiap lima tahun, tapi soal bagaimana kita duduk bersama menyelesaikan masalah.

​Saat ini, banyak anak muda vokal di media sosial, tapi bingung saat harus bermusyawarah di dunia nyata. Banyak yang memilih pemimpin hanya karena ikut-ikutan tren atau pilihan orang tua. Mengapa? Karena di sekolah, demokrasi seringkali hanya jadi teori di buku cetak, bukan praktik seperti pemilihan ketua kelas yang jujur atau diskusi kelompok yang sehat.

​3. Belajar Menjadi Manusia Merdeka (Tut Wuri Handayani)
​Tujuan akhir pendidikan adalah kemerdekaan. Artinya, murid bisa berdiri di atas kaki sendiri dan berpikir dengan kepala sendiri.

​Di zaman sekarang, ancaman demokrasi bukan lagi senjata, melainkan hoaks, algoritma media sosial, dan politik uang.

Pendidikan dianggap gagal jika hanya membuat siswa hafal nama-nama menteri, tapi tidak bisa membedakan mana berita asli dan mana fitnah. Kita butuh literasi digital agar suara kita tidak mudah dibeli atau dimanipulasi.

​Kesimpulan untuk Kita Semua

​Bilik suara adalah “ujian akhir” dari sistem pendidikan kita. Apa yang kita lakukan selama 12 tahun di sekolah akan menentukan apa yang kita pilih selama 5 menit di dalam bilik suara.

​Untuk Guru: Jangan takut dikritik. Kewibawaan tidak lahir dari rasa takut murid, tapi dari keterbukaan pikiran.

​Untuk Pemerintah: Jangan jadikan proyek “Suara Demokrasi” hanya sebagai formalitas foto-foto. Biarkan siswa benar-benar belajar berdebat dan mengambil keputusan.

​Untuk Kita Semua: Sadarilah bahwa sekolah adalah laboratorium demokrasi. Jika di sekolah kita sudah terbiasa jujur dan adil, maka negara kita akan ikut naik kelas.

​Selamat Hari Pendidikan Nasional. Mari kita didik demokrasi agar demokrasi bisa mendidik bangsa ini menjadi lebih baik. (***)

Previous Post

Warga Sungai Gelam Curhat Soal Keamanan dan Gas Mahal, Cek Endra Turun Tangan

Next Post

Stok Pangan Jambi Aman hingga 2027, Rocky Candra Dorong Ketepatan Bantuan dan Serapan Jagung

Next Post
Rocky Candra Saat Sidak ke Gudang Bulog Kanwil  Jambi. FOTO : IST

Stok Pangan Jambi Aman hingga 2027, Rocky Candra Dorong Ketepatan Bantuan dan Serapan Jagung

Oplus_16908288

Isu Kendali dari Dalam Lapas Jambi Diselidiki, Ka KPLP: Belum Ada Bukti Kuat

FJPI Jambi Saat orasi pada perayaan hari kebebasan pers sedunia. FOTO: IST

Solidaritas di Tengah Tekanan, FJPI Jambi Suarakan Kebebasan Pers

Oplus_16908288

Wakil Ketua DPRD Jambi Desak Investigasi Menyeluruh atas Wafatnya Dokter Internship di RSUD KH Daud Arif

Kampus dan Libidus: Krisis Legitimasi Moral

Discussion about this post

Iklan

Kalender

June 2026
SMTWTFS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« May    
Bacaan Online Negeri Jambi

© 2021 PT Limo Konco Mandiri - Jalan Kapten Pattimura No 67, Telanaipura. Developed by Ara.

  • Jambiday
  • Disclaimer
  • Pedoman
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Perlindungan

Media Sosial

No Result
View All Result
  • INTERNASIONAL
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • BATANGHARI
    • BUNGO
    • JAMBI
    • KERINCI
    • MERANGIN
    • MUAROJAMBI
    • SAROLANGUN
    • SUNGAIPENUH
    • TANJAB BARAT
    • TANJAB TIMUR
    • TEBO
  • EKBIS
  • KESEHATAN
    • COVID-19
  • KHAZANAH
    • BUDAYA
    • RELIGI
    • SELOKO
  • KRIMINAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • ORGANISASI
  • PARLEMEN
  • PEMERINTAHAN
    • PEMKAB
    • PEMKOT
    • PEMPROV
  • PEMILU
    • BAWASLU
    • KPU
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
    • CALEG
    • PARTAI POLITIK